Brimob Kerahkan Water Canon Salurkan Bantuan Air Bersih

Jurnalis: Yudha Fury
Editor: Marno

21 September 2023 21:23 21 Sep 2023 21:23

Thumbnail Brimob Kerahkan Water Canon Salurkan Bantuan Air Bersih Watermark Ketik
Anggota Sat Brimob Polda Jatim tengah mengisi jurigen warga dengan air bersih. Total sebanyak 8.000 liter air diberikan kepada warga di desa Gempolsari yang terdampak Lumpur Lapindo. (Humas Polda Jatim)

KETIK, SIDOARJO –  Senyum warga Desa Gempol sari, Kecamatan Tanggulangin langsung mereka, setelah mendapatkan bantuan air bersih. Satuan Brigade Mobil (Brimob) Polda Jatim Batalion A Pelopor Kompi 3 Potong membawa ribuan liter menggunakan Armored Water Canon (AWC) Kamis (21/9/2023).

Ratusan warga dari RT 11 hingga RT 16 RW 3 terlihat berbondong-bondong mendatangi kendaraan polisi. Mereka membawa wadah air mulai dari galon hingga drum untuk mengisi stok air bersih.

Salah satu warga, Arip mengaku sangat senang dengan hadirnya Sat Brimob yang menyalurkan bantuan air bersih untuk konsumsi. Terlebih kualitas air di desa tersebut terlihat kotor dan tak layak untuk diminum.

"Air disini hanya buat mandi. Namun, untuk konsumsi berbeda lagi, biasanya kita beli dengan harga Rp 3 ribu per jurigen. Juga untuk cuci baju yang berwarna putih kita beli air," jelasnya saat disela mengantri giliran isi air.

Arip yang masih berusia 37 ini menambahkan jika satu jurigen biasanya digunakan hanya untuk tiga hari. Air ini hanya digunakan untuk memasak dan minum. “Sedangkan untuk mandi kami pakai air sumur, yang warnanya kekuningan dan ada sedikit rasa asin,”lanjutnya.

Ia terpaksa menggunakan air yang tidak benar-benar bersih untuk sekedar mandi. Lantaran jika untuk kebutuhan mandi airnya harus beli, maka pengeluarannya juga akan bertambah. Dan menurutnya itu boros.

Sementara di tempat yang sama, Wadanki 3 Batalyon A Pelopor Porong Iptu Dirsam mengatakan kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk pengabdian dan kepedulian mereka pada warga. "Semoga ini dapat bermanfaat dan berguna bagi warga sekitar," harapnya.

"Kami membawa truk tangki dengan kapasitas air 5 ribu liter, kemudian kami juga membawa Water Canon dengan kapasitas air sekitar 3 ribu liter dan itu terisi full semua, " tambahnya.

Tak hanya itu, perwira dengan dua balok di pundaknya ini juga menjelaskan jika water canon tidak hanya bermanfaat saat menghalau massa. Namun juga bisa dimanfaatkan untuk membantu masyarakat di tengah musim kemarau yang tak kunjung usai ini.

Kepala Desa Gempolsari, Abdul Haris mengatakan, antusias warganya sangat besar sekali atas bantuan yang diberikan oleh Brimob Porong. Karena air bersih sangat dibutuhkan oleh warga Desa Gempolsari. Apalagi kualitas air di wilayahnya seperti air laut, asin.

"Warga kami sangat membutuhkan sekali terkait air ini dan juga kepedulian Brimob Porong sangat bermanfaat sekali," tambahnya.

Ia menambahkan, untuk kebutuhan sehari-hari tak jarang warganya beli air di jurigen dari pedagang keliling. “Sudah lama sejak adanya lumpur lapindo ini," pungkasnya. (*)

 

 

 

 

Tags:

Brimob lapindo Gempolsari Kekeringan Kemarau El Nino water canon