Dishub Sleman Gelar Sosialisasi Pengelolaan Parkir, Kabiro Ketik.co.id DIY Jadi Narasumber

Jurnalis: Abdul Aziz
Editor: M. Rifat

25 Juli 2024 02:12 25 Jul 2024 02:12

Thumbnail Dishub Sleman Gelar Sosialisasi Pengelolaan Parkir, Kabiro Ketik.co.id DIY Jadi Narasumber Watermark Ketik
Sosialisasi Pengelolaan Perparkiran bagi pengelola, jukir dan Bumkal di Kabupaten Sleman gelaran Dishub Sleman, Rabu (24/7/2024). (Foto: Fajar Rianto/Ketik.co.id)

KETIK, YOGYAKARTA – Kepala Dinas Perhubungan Pemerintah Kabupaten Sleman Arip Pramana menyampaikan, keberadaan kegiatan parkir saat ini mendapat sorotan dari masyarakat. Baik tentang pelayanan, tarif maupun atribut jukir ketika melayani pengguna jasa parkir di lapangan.

Hal tersebut ia sampaikan saat membuka Sosialisasi Pengelolaan Perparkiran bagi pengelola, jukir dan Badan Usaha Kelurahan (Bumkal) di Kabupaten Sleman yang digelar Dinas Perhubungan Kabupaten Sleman, Rabu (24/7/2024) di Aula Bappeda Sleman.

Untuk itu Arip Pramana mengharapkan penampilan para juru parkir (jukir) di Kabupaten Sleman dapat menarik dan menyenangkan bagi para pengguna jasa parkir. Sehingga menimbulkan kesan yang baik bagi yang akan menggunakan jasa mereka.

Memulai acara, narasumber dari Inspektorat Kabupaten Sleman Anita Yulianti menyampaikan materi tentang Tertib Perparkiran. Sesuai kewenangannya Inspektorat melaksanakan pengawasan terhadap penyelenggaraan perparkiran di Kabupaten Sleman. Baik ketaatan pembayaran retribusi, pemakaian atribut, maupun pemakaian karcis.

Sedangkan dari Polresta Sleman, Ipda Jarot Windarto mengharapkan para juru parkir yang bertugas di lapangan mengutamakan keselamatan, menjaga kendaraan dengan tanggung jawab dan membantu pengguna jasa parkir pada saat hendak mengambil kendaraannya.

Foto Kepala Dinas Perhubungan Pemerintah Kabupaten Sleman Arip Pramana. (Foto: Fajar Rianto/Ketik.co.id)Kepala Dinas Perhubungan Pemerintah Kabupaten Sleman Arip Pramana. (Foto: Fajar Rianto/Ketik.co.id)

Dalam kesempatan ini Ipda Jarot juga mengajak agar pengelola/jukir bekerja sama dengan Kepolisian dalam menciptakan parkir yang aman, tertib dan selamat.

Sedangkan narasumber dari praktisi atau pengamat pelayanan publik menghadirkan Teguh Affianto. Menurut Teguh, juru parkir merupakan pekerjaan yang mulia. Sehingga harus dilakukan dengan baik pula.

Itu karena saat ini adalah masa teknologi HP bagaikan memiliki nyawa. Ia contohkan, sosok jukir yang sebelumnya bukan siapa-siapa bisa menjadi tokoh yang viral di jagad maya.

Untuk itu, Teguh yang juga Kepala Biro Ketik.co.id wilayah DI Yogyakarta mengajak peserta kegiatan tersebut untuk diskusi tentang pelayanan parkir yang terjadi di lapangan.

Di akhir paparannya Teguh sekaligus mengajak seluruh peserta untuk mengutamakan pelayanan kepada masyarakat pengguna jasa parkir.

Hampir senada, Kepala UPTD Pengelolaan Perparkiran Wahyu Slamet menyampaikan bahwa seluk beluk parkir memang sangat menarik bagi masyarakat. Apalagi dengan adanya media sosial yang bisa diakses melalui HP saat ini. Sangat terbuka bagi masyarakat yang tidak puas dengan layanan parkir untuk mengupload di media sosial.

"Kita harus belajar dari kasus-kasus yang sedang viral di media sosial saat ini. Sehingga bagi pengelola atau jukir yang belum berizin segera mengurus izinnya serta memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat," tutupnya.

Terpisah, Ketua Forum Parkir Sleman Sembada (Foparmanda) Prasetya Budi Utomo menambahkan, dirinya mengajak para pengelola maupun jukir di Sleman supaya bergabung dengan Forum Parkir Sleman Sembada (Foparmanda).

Menurut Prasetyo Budi, Foparmanda merupakan organisasi yang dibentuk atas dasar inisiatif pengelola parkir dan juru parkir di wilayah Sleman yang kemudian difasilitasi dan menjadi mitra kerja Dinas Perhubungan Pemkab Sleman. (*)

Tombol Google News

Tags:

Sosialisasi Pengelolaan Perparkiran Dinas Perhubungan Sleman Dishub Sleman Polresta Sleman Pemkab Sleman Jasa Parkir Pengelola Parkir Jukir Foparmanda