Emil Dardak Puji Ganjar, Kader Pertanyakan Loyalitas ke AHY

Editor: Moana

6 Desember 2022 14:27 6 Des 2022 14:27

Thumbnail Emil Dardak Puji Ganjar, Kader Pertanyakan Loyalitas ke AHY Watermark Ketik
Ketua Demokrat Jatim Emil Dardak.(Dok.KETIK)

KETIK, SURABAYA – Sanjungan Ketua Partai Demokrat  Emil Dardak kepada Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menuai protes dari sejumlah kader. 

Baru-baru ini, Emil Dardak menilai Ganjar sebagai pemimpin yang mampu mendobrak paradigma dunia politik yang selama ini dianggap terlalu serius dan gontok-gontokan.

Emil menyatakan citra dunia politik yang santai, sederhana, dan mampu menjangkau semua kalangan, termasuk generasi milenial bermula dari kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Kalau dulu kan pejabat itu identik dengan power gitu ya, terus tiba-tiba muncul Pak Jokowi yang sangat humble, sederhana, mengubah mindset tentang leadership," ujar Emil dalam keterangan tertulis dilansir dari Detik.com pada Kamis (1/12/2022) lalu. 

Emil menilai kancah politik tanah air mendapat angin sejuk ketika nama Ganjar Pranowo muncul sebagai calon presiden yang diharapkan maju dalam Pilpres 2024 mendatang.

"Lalu muncul pemimpin-pemimpin termasuk Pak Ganjar di Jawa Tengah dan kemudian membuat saya dan teman-teman anak-anak muda yang berpikir politik itu kan kotor, sadis, tusuk-tusukan. Akhirnya tidak berpikir seperti itu lagi," ucapnya.

Pernyataan Emil tersebut disinyalir telah melukai hati para loyalis Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Salah satu kader Partai Demokrat Jatim mengungkapkan rasa kecewa terhadap Emil Dardak. 

"Kemarin sudah dikawal habis-habisan oleh Ketua Umum DPP Demokrat Mas AHY," ungkap kader yang enggan disebutkan namanya tersebut, Selasa (6/12/2022).

Ungkapan itu menurutnya bukan tanpa alasan. Emil seperti mendapat privilege untuk maju sebagai Ketua Demokrat Jatim meskipun kalah telak secara jumlah suara dukungan dengan Bayu Airlangga saat Musda 20 Januari 2022 lalu. 

Pada kesempatan pelantikan, AHY berharap Demokrat di Jatim bisa kembali sukses dan berjaya di tahun 2024 di bawah kepemimpinan Emil Dardak. 

Hingga tiba-tiba muncul pernyataannya kontroversial Emil baru-baru ini. Sebuah pujian untuk seorang tokoh yang digadang sebagai Capres potensial dari partai lain. Maka, kader Demokrat seolah tak terima dan lantas mempertanyakan loyalitas Emil kepada AHY. 

"Seharusnya kemarin yang menang secara suara adalah Mas Bayu. Tetapi AHY sampai rela memilih Emil untuk memaksimalkan potensi Demokrat di Jatim. Namun, kami kecewa karena tahu-tahu Emil malah memuji Ganjar," ucapnya. 

Dia menambahkan, sanjungan Emil yang menyebut seolah-olah Ganjar sebagai acuan gaya berpolitik 'santai' bagi milenial seakan mengesampingkan sosok AHY yang notabene lebih milenial dan layak menjadi role model bagi para pemilih muda. Ungkapan gaya berpolitik tanpa sekat yang ditunjukkan oleh Ganjar dinilai merupakan upaya membangun citra publik. Jauh berbeda dengan karakter AHY. 

"Gaya Ganjar berpolitik turun ke bawah memang sangat berbeda dengan Ketum AHY yang protokoler. Lalu, apakah Mas Emil tidak sungkan dengan mengatakan statemen pujian seperti itu?," ungkapnya.

 "Jangan-jangan, Mas Emil ini memang memiliki karakter seperti itu. Siapa yang potensi menang, maka dia ikut ke sana. Walau dia di Demokrat, tapi saat tahu potensi Ganjar bakal menang dia mulai memuji Ganjar kan?," duganya. 

Sementara itu, Emil menegaskan pujian itu tak ada kaitannya dengan Pilpres 2024.

"Itu merupakan konteks sebagai kepala daerah dan bukan bentuk dukungan dalam politik," tegas Emil dilansir detikJatim, Selasa (6/12/2022).

Emil menegaskan patuh dan tunduk pada keputusan DPP Partai Demokrat terkait dengan Pilpres 2024. Menurutnya, seluruh kader Demokrat percaya sepenuhnya kepada Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) untuk mengambil keputusan terkait koalisi mendatang.

"Terkait Pilpres posisi saya jelas bahwa memang ini keputusan ada di DPP. Sejauh ini partai Demokrat berproses, kami mengikuti kepemimpinan Mas AHY," katanya.

Diketahui, nama Ganjar Pranowo dan AHY memang tengah santer masuk di bursa Pilpres 2024. AHY sendiri digadang merupakan tokoh potensial sebagai Capres maupun Cawapres 2024.(*) 

 

 

Tombol Google News

Tags:

Emil Dardak Demokrat Jatim AHY Kader Demokrat Jatim Emil Elestianto Dardak