Empat Remaja di Sidoarjo Dibacok Gerombolan Tak Dikenal

Jurnalis: Yudha Fury
Editor: Mustopa

22 Oktober 2023 15:47 22 Okt 2023 15:47

Thumbnail Empat Remaja di Sidoarjo Dibacok Gerombolan Tak Dikenal Watermark Ketik
PW saat mendampingi anaknya yang tengah terluka parah. (Foto : Yudha Fury/Ketik.co.id)

KETIK, SIDOARJO – Jika tak ada kepentingan mending di rumah saja. Mungkin pesan sederhana ini layak untuk dilakukan, khususnya di malam hari. Hal ini menyusul kejadian berdarah di Sidoarjo pada dinihari.

Empat orang remaja, FH (17), WH (18), AK (17), dan RK (17) harus mengalami kekerasan. Mereka dikeroyok oleh kelompok tak dikenal di depan SPBU Gedangan, Jalan Ahmad Yani, Sidoarjo. Tak hanya tangan kosong, para pelaku mengayunkan senjata tajam kepada korban.

Salah satu korban berinisial FK, warga Kecamatan Waru bahkan harus mendapatkan perawatan di rumah sakit akibat luka yang dideritanya.

Pelaku yang berjumlah puluhan orang tersebut diduga gangster yang tengah menunjukkan eksistensinya. Hal ini diperkuat dengan penganiayaan pada korban yang tanpa alasan. Pelaku yang tengah melintas, sekonyong-konyong langsung menyerang korban hingga ambruk dengan luka parah.

Saat jurnalis Ketik.co.id menemui orang tua FK, yang berinisial PW di rumahnya menuturkan bahwa sebelum kejadian, anak kesayangannya pamit keluar bersama teman-temannya untuk mencari makan pada Sabtu (21/10/2023) dini hari.

"Anak saya ijin untuk libur kerja, kemudian keluar sama temannya. Mereka pergi berempat dari Bungurasih ke arah Gedangan, boncengan naik motor," katanya, Minggu (22/10/2023).

Tak berselang lama, salah satu motor korban tiba-tiba mogok di tengah jalan. Alhasil keempatnya pun berhenti. Setelah dicek kemudian diketahui motor itu mogok lantaran kehabisan bahan bakar.

Setelah celingak celinguk akhirnya mereka melihat ada SPBU yang posisinya tak jauh dari mereka. Motor yang mogok pun lantas didorong menuju SPBU yang berada di depan Perumahan Puri Surya Jaya, Sidoarjo.

"Dua temannya ngisi bensin dulu, anak saya nunggu di depan pom bersama teman satunya dan berencana untuk pulang usai isi BBM,” lanjutnya.

Namun sayangnya niatan tersebut urung segera terlaksana. Saat mereka selesai mengisi BBM, beberapa orang yang berjumlah sekitar 20 orang melintas di seberang SPBU.

"Gerombolannya berhenti, langsung menyebrang jalan menghampiri anak saya dan teman-temannya," jelasnya.

Tanpa babibu dan sebab yang pasti, gerombolan tersebut langsung menyerang FK dan teman-temannya. Bahkan sejumlah orang dalam gerombolan menunjukkan sajam yang mereka bawa. Korban pun panik, dan berusaha menghindar.

Nahas, saking paniknya 3 dari empat remaja ini tak sadar temannya, FK, tertinggal lantaran jatuh. “Anak saya kesandung. Pelaku yang berjumlah banyak langsung memukuli anak saya dan menyabet dengan senjata tajam,” ujarnya dengan mimik sedih.

Mengetahui FK dipukuli, ketiga temannya berusaha menolong. WH pun berteriak minta tolong pada warga sekitar, tapi sayang nyali warga tak ada yang besar, mereka diam tak memberi pertolongan.

Tak mendapat respon baik, WH pun memberanikan diri menolong FK hingga lengan kanannya terluka akibat sabetan senjata tajam. Sementara temannya yang berinisial AK juga terkena sajam dan luka di bagian kepala setelah berusaha menolong FK.

“Anak saya sudah tak berdaya, tapi tetap dipukuli sama pelaku,” ujarnya.

Dirasa puas melukai dan menyerang korbannya, gerombolan tersebut lantas menuju ke arah Sidoarjo Kota. “Anak saya sempat ke warung terdekat, SPBU, posisi darah bercucuran, namun sayang tidak ada yang berani menolong,” tuturnya penuh emosi.

Korban akhirnya bisa dibawa ke rumah sakit, setelah temannya berhasil menghentikan sebuah truk yang tengah melintas. "Luka sobek di atas kepala, pelipis, dagu, dan pinggang, mendapatkan jahitan, namun saya tidak tahu jahitannya berapa, karena saya tidak tega," jelasnya.

Usai pemeriksaan dan perawatan, pihak Rumah Sakit sebenarnya menyarankan untuk melakukan CT Scan mengingat luka korban. Namun karena terbentur dengan biaya, akhirnya orang tua membawa korban pulang untuk dirawat di rumah. (*)

Tombol Google News

Tags:

gangster sidoarjo Gedangan waru SPBU Orang Tak dikenal