ESMOD Jakarta Raih Casual Menswear Terbaik di Ajang KAWFEST 2024

Jurnalis: Irwansyah
Editor: Naufal Ardiansyah

29 April 2024 06:50 29 Apr 2024 06:50

Thumbnail ESMOD Jakarta Raih Casual Menswear Terbaik di Ajang KAWFEST 2024 Watermark Ketik
Penampilan dari ESMOD Jakarta di ajang KAWFEST 2024. (Foto: Dok. ESMOD Jakarta for Ketik.co.id)

KETIK, JAKARTA – ESMOD Jakarta meraih kategori casual menswear (kasual pria) di ajang Kelana Wastra Fashion Festival 2024 atau KAWFEST 2024.

Acara yang berlangsung pada 25-28 April 2024 di Sarinah Thamrin, Jakarta ini menggabungkan keindahan kain tradisional Indonesia yang menjadi warisan budaya nusantara dengan kreativitas modern dalam industri fesyen.

Dari 64 peserta Fashion Design school Competition, terpilih enam orang pemenang. ESMOD Jakarta berhasil memukau dewan juri dan memenangkan kompetisi dalam kategori casual menswear (kasual pria).

ESMOD Jakarta mengirimkan perwakilan mahasiswanya yaitu Regina Cathalya Rachel, Mediana Dita Krisdiawan, Gabriella Carlene Suryaputri, Jasselyn Lianto, Jessica Elvira Hartono, Callista Gyda Liany, dan Winson Sanidjaja.

“Kami bangga dengan semangat dan usaha yang ditunjukkan oleh para mahasiswa Esmod Jakarta dalam kompetisi KAWFEST 2024. Mengambil inspirasi dari keindahan alam Indonesia, seperti lautan, pulau, dan ombak, mereka ditantang untuk membuat desain yang memukau juga menggambarkan kekayaan budaya dan alam Indonesia secara unik. Kami harap kemenangan ini akan menjadi motivasi bagi mereka untuk terus berkembang dan berkontribusi dalam dunia fashion yang semakin kompetitif," ungkap Rebecca Marsauli selaku ESMOD Jakarta Lecturer.

Fashion Design School Competition ini terbagi menjadi 3 kategori, yaitu Casual Wear, Office Wear dan Party wear. Para mahasiswa Fashion Design ESMOD Jakarta 2022 yaitu Regina Cathalya Rachel dan Mediana Dita Krisdiawan berkompetisi bersama pada kategori Casual Wear.

Mereka mendapat bahan tenun gatip tonga dari UMKM AIDIEO (RB Pabatu). Mereka berhasil mewakili ESMOD Jakarta dan unggul dalam kategori baju kasual pria.

Desain baju ini dibuat atas rasa kagum terhadap lautan, pulau, dan ombak di Indonesia yang sangat indah. Motif yang digunakan juga dipilih karena memiliki bentuk seperti ombak, juga penggunaan tali macrame sebagai salah satu ciri khas dari pantai dan kerajinan tangan asal masyarakan yang tinggal di daerah pulau.

Teknik yang mencolok pada desain ini yaitu menggunakan macrame sebagai dekorasi, menjadi daya tarik tersendiri. Teknik macrame ini terinspirasi dari kerajinan tangan masyarakan pulau dan juga kita ingin menonjolkan sesuatu yang berbeda dari biasanya.

Kedua, para mahasiswa Fashion Design ESMOD Jakarta 2022 yaitu Gabriella Carlene Suryaputri, Jasselyn Lianto berkompetisi bersama pada kategori office wear. Mereka mendapat bahan kencana pajajaran dari UMKM Kencana Pajajaran (RB Kota Bandung).

Desain ini terinspirasi dari lautan Indonesia karena Indonesia merupakan negara maritim, terinspirasi dari keindahan lautan Indonesia sehingga desain ini memiliki warna dominan biru.

Terdapat bentuk yang bergelombang dan lipatan yang menggambarkan ombak lautan dan memiliki kesan yang santai dan tenang namun tetap profesional untuk digunakan dalam bekerja.

Dalam desain ini terdapat penggunaan pleats yang dilipat dan disetrika secara manual sehingga hasilnya lebih natural dan rapi.

Sementara itu yang ketiga, para mahasiswa Fashion Design ESMOD Jakarta 2022 yaitu Jessica Elvira Hartono, Callista Gyda Liany, dan Winson Sanidjaja berkompetisi bersama pada kategori party wear.
Mereka mendapat bahan batik rurik setiajaya dari UMKM Batik Rurik Setiajaya (RB Trenggalek).

Desain ini ingin meningkatkan kesadaran masyarakat akan bahaya polusi yang saat ini mengancam kelestarian Indonesia. Sungguh disayangkan jika keindahan alam yang kaya akan flora dan fauna serta pemandangan alam yang memesona tertutupi oleh polusi.

"Oleh karena itu, kami mengaplikasikan banyak lapisan pada desain yang kami buat. Dimulai dari lapisan dasar yang menggunakan batik dan beberapa kain hijau untuk merepresentasikan keindahan flora Indonesia, kemudian diikuti dengan lapisan kain hitam dan tembus pandang sebagai simbol polusi yang menyelimuti kecantikan alam tersebut," jelasnya.

Teknik yang digunakan dalam karya ini yaitu flat pattern, molding, drapping, serta penambahan hand-sewing seperti payet.

Selanjutnya, para pemenang tidak hanya mendapatkan penghargaan, tetapi juga kesempatan untuk mengembangkan bakat mereka lebih lanjut dalam industri fesyen.

Wastra Trunk Show tersebut diselenggarakan pada hari pertama dan merupakan hasil School Fashion Design Competition yang menampilkan karya-karya dari 10 sekolah fesyen yaitu ESMOD Jakarta, Institut Kesenian Jakarta (IKJ), Universitas Kristen Maranatha, Telkom University, LPTB Susan Budihardjo, Burgo Indonesia, ISWI Fashion Academy, Islamic Fashion Institute, LaSalle College Jakarta, dan Binus University telah menampilkan kreativitas dan dedikasi mereka dalam menghasilkan desain- desain yang memukau.

Ali Charisma selaku salah satu juri dan sekaligus sebagai advisor School Fashion Design Competition KAWFEST 2024 menyebutkan bahwa kompetisi seperti ini memiliki peran yang sangat penting dalam mengembangkan bakat dan keterampilan para peserta muda di bidang desain mode.

“Acara ini memberikan platform untuk mengekspresikan kreativitas para peserta, berkolaborasi dengan sesama desainer, dan mendapatkan pengakuan atas kerja keras mereka. Selain itu, kompetisi ini juga memperluas jaringan profesional mereka, memperkenalkan mereka kepada peluang-peluang baru, dan mendorong pertumbuhan dan inovasi dalam industri mode secara keseluruhan,” katanya.

Liza Thohir juga turut menyampaikan bahwa melalui acara ini, DEKRANAS berharap para perajin maupun para desainer wastra nusantara dapat memperlihatkan kepada masyarakat luas, bahwa keindahan, keunikan, dan kearifan lokal Indonesia memiliki tempat yang istimewa dalam panggung mode, baik skala nasional maupun internasional.
KAWFEST 2024 diharapkan dapat menjadi platform yang berkelanjutan untuk memperluas pasar produk UMKM fesyen di Indonesia serta mempromosikan kekayaan budaya Indonesia kepada dunia.

Selama empat hari dari 25 hingga 28 April 2024, para pecinta fesyen dapat menikmati Wastra Trunk Show yang menampilkan berbagai tema menarik seperti Sparkling Soiree, Green and Trendy, Contemporary Classic, Tropical Vibes, Urban Vibes, Graceful Modestia, dan Sporty Chic. Acara ini akan melibatkan sejumlah desainer ternama, seperti Mel Ahyar, Oscar Lawalata Culture, Musa Widyatmodjo, Denny Wirawan, Didiet Maulana, Yukako, Mariko, Wignyo R, dan Indonesian Fashion Chamber (IFC). (*)

Tombol Google News

Tags:

Esmod Jakarta KAWFEST 2024 fashion Casual menswear