KETIK, MALANG – Politisi Partai Gerindra sekaligus anggota Komisi VII DPR RI, Moreno Soeprapto menanggapi kenaikan PPN 12 persen. Menurutnya, Presiden RI Prabowo Subianto telah menyiapkan strategi agar dampak kenaikan tidak membebani masyarakat.
Dijelaskannya, kebijakan tersebut telah didesain agar tidak memberatkan masyarakat kelas bawah. Terdapat beberapa kebijakan pendukung yang diterapkan, mulai dari subsidi dan insentif pajak.
“Kami percaya Pak Prabowo akan konsisten untuk memperjuangkan masyarakat yang lebih sejahtera, adil dan makmur. Silahkan kalau ada yang menarasikan negatif, tapi masyarakat sudah dewasa dalam menyikapi polemik yang ada," ujarnya, Senin 23 Desember 2024.
Kebijakan tersebut dinilai dapat membantu kelompok yang terdampak. Terlebih kenaikan PPN 12 persen hanya ditujukan pada barang dan jasa yang masuk dalam kategori mewah.
"Seperti tas impor mewah, jam tangan mewah, dan barang-barang mewah lain yang hanya terjangkau bagi kalangan atas. Bukan barang jasa umum seperti sembako, jasa kesehatan, dan jasa pendidikan," tambahnya.
Sementara itu, Sekretaris DPC Gerindra Kota Malang, Rimzah menyebut PDIP berupaya menyudutkan kepemimpinan Presiden Prabowo. Menurutnya keputusan untuk menaikkan PPN 12 persen berasal dari hasil legislasi DPR RI Periode 2019-2024.
“Memang ada beberapa narasi negatif yang menyudutkan Pak Prabowo terkait kenaikan PPN 12% dari PDIP. Tapi kita tahu, ini adalah hasil legislasi dari DPR RI Periode 2019-2024 yang dipimpin oleh PDIP. Pak Prabowo menjalankan amanat undang-undang sebagaimana mestinya," tegasnya.
Kenaikan PPN 12 Persen, Gerindra Sebut Presiden Prabowo Telah Siapkan Strategi
23 Desember 2024 18:28 23 Des 2024 18:28



Tags:
Prabowo Subianto PPN 12 persen PPN 12 % kenaikan PPN Partai GerindraBaca Juga:
Dua Mobil Tersapu Longsor di Jalur Cangar Batu- Pacet MojokertoBaca Juga:
Longsor di Cangar, Jalur Batu-Mojokerto Tutup TotalBaca Juga:
Mengenal Saiful Akbar, Jurnalis TV Sekaligus Petani Sayur Sistem Tumpang Sari Kota BatuBaca Juga:
Jalibar, Jalur Alternatif Keluar Kota Batu Bila Macet yang Belum Banyak Diketahui OrangBaca Juga:
Kisah Utomo, Pertahankan Pertanian Apel Batu dari KepunahanBerita Lainnya oleh Lutfia Indah

3 April 2025 20:00
Serunya Membaca Tulisan Neneng Rosdiyana, Perempuan Tani Pengambil Alih 'Marxisme Indonesia'

3 April 2025 19:00
Anti Boros! Berikut Tips Mengelola THR dengan Bijak

3 April 2025 16:00
Aktif di Linkedin, Anies Baswedan Bagikan 3 Cara Memilih Karir

3 April 2025 12:00
Mengenal Micromanagement, Gaya Kepemimpinan Atasan yang Tidak Disukai Gen Z!

2 April 2025 15:30
Tak Hanya Kayutangan Heritage, Pemerataan Pembangunan Kampung Tematik Jadi Sorotan

2 April 2025 09:00
Fakta Unik Kucing, Dianggap Hewan Suci di Zaman Mesir Kuno

Trend Terkini

28 Maret 2025 23:41
Perjuangan Siti Lutfiyatul Kharisma, Mahasiswi UINSA Finalis Aksi Indonesia Asal Pelosok Desa Senori Tuban

31 Maret 2025 04:29
Lebaran Idul Fitri, Satu Dusun di Probolinggo Terisolir

30 Maret 2025 13:35
Sambat Bunda vs Wadul Guse: Efisiensi atau Pemborosan Anggaran? Studi Kasus Jember-Lumajang

31 Maret 2025 15:40
Usai Sholat Idulfitri, Bupati Situbondo Makan Bersama Ala Santri

30 Maret 2025 13:40
Curah Hujan Tinggi, Petani Bawang Merah di Kabupaten Probolinggo Merugi Ratusan Juta
Trend Terkini

28 Maret 2025 23:41
Perjuangan Siti Lutfiyatul Kharisma, Mahasiswi UINSA Finalis Aksi Indonesia Asal Pelosok Desa Senori Tuban

31 Maret 2025 04:29
Lebaran Idul Fitri, Satu Dusun di Probolinggo Terisolir

30 Maret 2025 13:35
Sambat Bunda vs Wadul Guse: Efisiensi atau Pemborosan Anggaran? Studi Kasus Jember-Lumajang

31 Maret 2025 15:40
Usai Sholat Idulfitri, Bupati Situbondo Makan Bersama Ala Santri

30 Maret 2025 13:40
Curah Hujan Tinggi, Petani Bawang Merah di Kabupaten Probolinggo Merugi Ratusan Juta
