Mengenal Susiwijono Moegiarso, Sosok Bapak KEK Indonesia

Jurnalis: Naufal Ardiansyah
Editor: Irwansyah

21 Juni 2023 14:18 21 Jun 2023 14:18

Thumbnail Mengenal Susiwijono Moegiarso, Sosok Bapak KEK Indonesia Watermark Ketik
Sekretaris Kemenko (Sesmenko) Bidang Perekonomian Susiwijono Moegiarso yang juga Plt Sekretaris Jenderal Dewan Nasional KEK. (Foto: Naufal Ardiansyah/Ketik.co.id)

KETIK, JAKARTA – Pemerintah RI fokus mengembangkan terobosan barunya untuk percepatan pembangunan ekonomi yang merata. Untuk mewujudkan cita-cita mulia tersebut, pemerintah membangun Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di berbagai wilayah Indonesia.

Sekretaris Kemenko (Sesmenko) Bidang Perekonomian Susiwijono Moegiarso yang kini juga selaku Plt. Sektretaris Jenderal Dewan Nasional KEK disebut sebagai Bapak KEK Indonesia.

Susiwijono adalah orang yang ditugaskan secara khusus oleh Kemenko Perekonomian Airlangga Hartarto selaku Ketua Dewan Nasional KEK untuk membantu percepatan KEK di seluruh Indonesia.

Saat ini, terdapat 20 KEK yang tersebar di Indonesia, dua di antaranya berlokasi di Jawa Timur yakni Singosari Malang dan Gresik.

Pria kelahiran Ponorogo, 7 Juli 1969 ini mengatakan bahwa diperlukan adanya kolaborasi antara Kemenko Perekonomian RI dan Pemerintah Daerah, baik Provinsi maupun Kabupaten/Kota.

"Perlu dukungan dan komitmen dari seluruh stakeholder. Dengan demikian, KEK menjadi sumber perekonomian baru di wilayah masing-masing," kata Susiwijono saat menerima kunjungan redaksi Ketik.co.id di Jakarta, Rabu (21/6/2023).

Pihaknya dalam waktu dekat ini, yakni minggu ketiga Juli 2023 mendatang, akan mengadakan rapat kerja nasional di Surabaya. Terdekat, yakni KEK Gresik yang menjadi salah satu konsentrasi untuk pengembangan KEK.

"KEK Gresik ini kita dorong betul. Kami sampaikan ke Presiden Jokowi karena ini menjadi success story untuk hilirisasi," tuturnya.

Seperti diketahui, Indonesia sebentar lagi mempunyai smelter atau pabrik tembaga single line terbesar di dunia. Pabrik tersebut milik PT Freeport Indonesia yang berlokasi di Gresik, Jawa Timur. Berada di Kawasan Ekonomi Khusus.

Presiden Joko Widodo berkunjung langsung ke lokasi proyek tersebut pada Selasa (20/6/2023). Ia berharap produksi katoda tembaga yang dihasilkan proyek smelter ini dapat diserap oleh pabrik copper foil.

Smelter ini disebutkan mampu menyerap konsentrat tembaga sebanyak 1,7 juta ton per tahun. Adapun konsentrat tembaga tersebut akan menghasilkan produk berupa katoda tembaga sebesar 600 ribu ton per tahun.

Selain menghasilkan produk katoda tembaga, smelter ini nantinya akan menghasilkan produk sampingan di antaranya produk yang terkandung dalam lumpur anoda yakni emas dan perak murni sebanyak 6 ribu ton per tahun.

"Saya bilang ke temen-temen kepada daerah, Jatim sekarang blessing, semacam dapat duren runtuh. KEK Gresik ini bagus, sayang kalau tidak dioptimalkan. Jatim punya katoda tembaga luar biasa. Ya rezeki anak soleh lah," ujarnya.

Profil Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian

Susiwijono Moegiarso, lahir di Ponorogo pada tanggal 07 Juli 1969. Ia menempuh pendidikan di Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN) lulus tahun 1991, kemudian lulus Sarjana Ekonomi pada Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia tahun 1997 dan menyelesaikan pendidikan Magister Ekonomi di Universitas Trisakti Jakarta. 

Diangkat sebagai Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian sejak Juli 2018, dan menjabat sebagai Plt. Deputi Bidang Perniagaan dan Industri (2021-2022).

Sebelumnya pernah menjabat sebagai Staf Ahli Bidang Organisasi, Birokrasi, dan Teknologi Informasi Kementerian Keuangan (2015); Direktur Penerimaan dan Peraturan Kepabeanan dan Cukai, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan (2012); dan Direktur Informasi Kepabeanan dan Cukai, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan (2010).

Saat ini, Susiwijono Moegiarso juga ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Jenderal Dewan Nasional Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) sejak Februari 2023. (*)

Tags:

KEK Kawasan Ekonomi Khusus Susiwijono Moegiarso Sesmenko Perekonomian