Pelatihan Ukir Yayasan Peluk Jepara, Gus Hajar Usulkan Seni Ukir Jadi Pelajaran Wajib di Sekolah

Jurnalis: Malik Naharul
Editor: Aziz Mahrizal

25 Februari 2025 14:07 25 Feb 2025 14:07

Thumbnail Pelatihan Ukir Yayasan Peluk Jepara, Gus Hajar Usulkan Seni Ukir Jadi Pelajaran Wajib di Sekolah Watermark Ketik
Wakil Bupati Jepara, Muhammad Ibnu Hajar atau Gus Hajar bersama sejumlah pejabat Pemkab Jepara saat membuka secara simbolis pelatihan seni ukir di SMPN 5 Jepara, Selasa (25/2/2025). (Foto: Malik Naharul/Ketik.co.id)

KETIK, JEPARA – Yayasan Pelestari Ukir Jepara (Peluk Jepara) menggelar pelatihan ukir bagi pelajar di SMP Negeri 5 Jepara, Selasa 25 Februari 2025. Kegiatan pelestarian seni ukir khas Jepara ini dihadiri Wakil Bupati Jepara, Muhammad Ibnu Hajar.

Pelatihan ini bekerja sama dengan Disdikpora Jepara, SMP Negeri 5 Jepara, serta Craft & Craft Gallery SMKN 2 Jepara. 

Hadir pada kesempatan itu, Kepala Disdikpora Ali Hidayat, Asisten Pemerintahan Ratib Zaeni, Kadis Perindustrian dan Perdagangan Zamroni Listiaza, Kabag TU Pimpinan dan Protokol Yeni Yahya, serta Kepala SMPN 5 Jepara, Lisna Handayani.

Pelatihan ukir ini diikuti 40 pelajar dengan bimbingan lima instruktur dari Yayasan Peluk Jepara, yaitu Drs. Sutarya MM, Drs. Suyoto, Drs. Sutrisno, H. Maslim, dan Ali Afendi, S.Sn. 

Indria Mustika, yang mewakili Kepala SMKN 2 Jepara dan juga pembina Yayasan Peluk Jepara, turut hadir dalam acara tersebut.

Ketua Umum Yayasan Pelestari Ukir Jepara, Hadi Priyanto, menekankan pentingnya kolaborasi semua pihak dalam menjaga kelangsungan seni ukir yang mulai ditinggalkan.

“Kami optimis, dengan kepemimpinan Mas Wiwid dan Gus Hajar yang menempatkan seni ukir sebagai prioritas, kebanggaan Jepara ini bisa kembali berjaya,” ujarnya.

Ia juga berharap segera disusun road map pelestarian seni ukir sebagai panduan bagi para pemangku kepentingan dalam mengembangkan dan mempertahankan warisan budaya ini.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Jepara, Muhammad Ibnu Hajar, memberikan apresiasi atas inisiatif pelatihan ini. Menurutnya, program ini sejalan dengan visi pelestarian seni dan budaya Jepara yang adiluhung.

“Seni ukir telah membawa nama Jepara dikenal hingga ke berbagai penjuru dunia dan turut meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, saya meminta agar seni ukir diajarkan di semua satuan pendidikan,” tegas Gus Hajar kepada Kepala Disdikpora, Ali Hidayat.

Lebih lanjut, ia menegaskan perlunya peta jalan pelestarian seni ukir agar peran masing-masing pemangku kepentingan dapat terarah dengan baik.

“Melalui peta jalan ini, kita bisa membagi peran dalam upaya melestarikan dan mengembangkan kembali seni ukir. Kita harus segera duduk bersama untuk membahas langkah konkret demi keberlanjutan seni ukir Jepara,” ujarnya.

Sebagai simbol dimulainya pelatihan, Gus Hajar bersama Kepala Disdikpora Ali Hidayat, Asisten Pemerintahan Ratib Zaeni, dan Kepala SMPN 5 Jepara Lisna Handayani turut melakukan proses mengukir secara langsung.

Kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam membangkitkan kembali kejayaan seni ukir Jepara, sekaligus memastikan warisan budaya ini tetap hidup dan berkembang di tangan generasi muda.(*)

Tombol Google News

Tags:

Jepara Pemkab Jepara Kominfo Jepara Kota Ukir Bumi Kartini Wabup Jepara Muhammad Ibnu Hajar Gus Hajar Bupati Jepara Witiarso Utomo Mas Wiwit Disdikpora Jepara Disperindag Jepara Yayasan Peluk Jepara Pelestarian Seni Ukir Pelatihan Ukir Seni Ukir Jepara