Pembalap Grand Prix Moto3, Mario Aji: Terima Kasih Jenderal Fadil

Editor: M. Rifat

7 November 2022 10:22 7 Nov 2022 10:22

Thumbnail Pembalap Grand Prix Moto3, Mario Aji: Terima Kasih Jenderal Fadil Watermark Ketik
Mario Suryo Aji bersama Irjen Pol Mohammad Fadil Imran. (Foto: dok. pribadi Mario Aji)

KETIK, SURABAYA – Performa apik yang ditorehkan pembalap Indonesia Mario Suryo Aji di ajang grand prix Moto3 tahun ini tidak lepas dari dukungan banyak pihak. Salah satu sosok yang berperan besar dalam perjalanan Mario di kejuaraan dunia balap ini adalah bapak asuhnya yakni Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Mohammad Fadil Imran.

Sejak Mario dipastikan mendapatkan posisi tampil di ajang Moto3, jenderal bintang dua tersebut terus memberikan support penuh untuk pembalap asal Magetan, Jawa Timur tersebut. Baik itu berupa dukungan moril maupun materil. "Terima kasih banyak kepada bapak asuh saya Jenderal Fadil atas dukungan kepada saya selama ini," ucap Mario.

Atas peran orang nomor satu di kepolisian Ibu kota Jakarta tersebut, Mario berkesempatan berlatih sekaligus menjajal sirkuit Mandalika pada Januari lalu. Itu sebelum dia terbang ke Spanyol untuk memulai rentetan ajang balap Moto3 2022.

Sebelum itu, Fadil juga sudah memberikan support dengan memberi Mario sebuah motor latihan. Motor tersebut adalah Honda NSF 250R. Dengan motor tersebut, Mario menjadi lebih mudah untuk berlatih saat pulang ke tanah air dalam jeda balapan Moto3 sepanjang musim ini.

Seperti diketahui, balapan terakhir grand prix musim ini atau seri ke-20, GP Valencia, sudah digelar akhir pekan kemarin (6/11). Mario menutup penampilannya di Moto3 musim ini dengan luar biasa. Pasalnya, rider Honda Team Asia tersebut langsung tercatat sebagai pembalap Indonesia tersukses dalam sejarah pada ajang kejuaraan dunia alias grand prix.

Torehan itu dibuat Mario setelah mengumpulkan lima poin sepanjang balapan musim ini. Raihan ini  tercatat sebagai prestasi luar biasa. Pasalnya, sejauh ini, tidak ada satu pun senior-senior Mario yakni pembalap Indonesia lain yang pernah tampil di pentas grand prix bisa menciptakan lima poin dalam satu musim seperti Mario.

Para senior itu di antaranya adalah Rapid Topan Sucipto, Doni Tata Pradita, Gerry Salim, Dimas Ekky Pratama, hingga Andi Farid Izdihar. Dari semuanya, hanya Doni Tata dan Andi Farid Izdihar pembalap Indonesia yang sanggup mencetak poin di grand prix sebelum Mario.

Torehan yang paling mendekati dibuat Andi Farid Izdihar alias Andi Gilang di Moto3 2021. Saat itu Andi Gilang berhasil mengumpulkan empat poin dalam satu musim.

Penampilan Mario di grand prix Moto3 akan berlanjut musim depan. Itu setelah timnya Honda Team Asia telah memperpanjang kontrak Mario untuk tampil semusim penuh lagi pada 2023 mendatang. (*)

Tombol Google News

Tags:

mario Mario Aji jenderal fadil Moto3 MotoGP