Pengalaman Pertama Roiz Mubarok, Siswa Difabel yang Mencoblos di Pemilu 2024

Jurnalis: Wandi Ruswannur
Editor: Muhammad Faizin

17 Februari 2024 12:15 17 Feb 2024 12:15

Thumbnail Pengalaman Pertama Roiz Mubarok, Siswa Difabel yang Mencoblos di Pemilu 2024 Watermark Ketik
Siswa Difabel, Roiz Mubarok dikawal petugas KPPS (Foto: dokumen pribadi)

KETIK, CIMAHI – Pemilihan Umum (Pemilu) di Indonesia yang diselenggarakan pada beberapa hari yang lalu banyak menceritakan kisah haru, unik, dan menarik. Salah satunya adalah bagi Roiz Mubarok.

Roiz sapaan akrabnya, adalah salah satu siswa difabel di Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) Citeureup, Kota Cimahi, Jawa Barat, yang nampak antusias dan bersemangat mengikuti Pemilu 2024 pertama kali baginya.

"Iya betul ini adalah pengalaman pertama saya sebagai pemilih pemula dalam mencoblos di Pemilu 2024," katanya kepada media online nasional Ketik.co.id melalui pesan tertulis, pada hari Sabtu (17/02/2024).

Dalam hal ini sembari sumringah, Roiz berbagi pengalaman pertama bersama teman-teman disabilitas pemilih pemula, yang memilih di Aula SLBN A Citeureup, Kota Cimahi.

"Saya adalah siswa kelas 12 SLBN A Citeureup dan sudah 17 tahun, jadi sudah bisa memilih dan yakin banget mencoblos pemimpin pilihan berdasarkan hati nurani," ungkapnya penuh percaya diri.

Pelajar asli Brebes, Jawa Tengah tersebut mengetahui Calon Presiden (Capres) dan Calon Wakil Presiden (Cawapres) serta Calon Legislatif (Caleg) melalui saluran media digital yang ia dapatkan, seperti TV, radio hingga gadget. 

"Sejauh ini saya merasa sudah cukup banyak informasi yang didapat, mulai dari visi misi hingga rekam jejak para Caleg dan Capres," ujar Dia menuturkan dengan jelas dan detail.

Roiz yang tinggal di asrama tahfiz Quran SLBN A Citeureup, menurutkan bahwa dirinya sangat antusias dalam menyukseskan Pemilu 2024 ini. 

"Saya semangat banget mencoblos Capres dan Cawapres serta Caleg pilihan saya. Tentunya, agar suara saya bisa berguna untuk memajukan bangsa dan negara," ucapnya penuh antusias.

Sementara itu, Kepala SLBN A Citeureup, Sudarman menyampaikan, keterlibatan siswa disabilitas pemilih pemula ini untuk mensosialisasikan serta menyukseskan Pemilu 2024, baik yang diselenggarakan oleh KPU Jawa Barat maupun KPU Cimahi.

"Hal ini juga menjadi salah satu upaya melaksanakan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dengan tema suara demokrasi yang dilaksanakan oleh sekolah," bebernya.

Dirinya menyatakan, saat melakukan pencoblosan, para siswa tunanetra diberikan pendampingan oleh petugas atau bisa juga ditemani oleh anggota keluarga/pihak yang membuat mereka nyaman ketika memberikan suara.

"Kami berharap, teruslah bersemangat merayakan pesta demokrasi. Tetap jaga persatuan dan kesatuan bangsa," tandasnya menutup pernyataan dengan nada semangat. (*) 

Tombol Google News

Tags:

Faiz Mubarok Difabel pemilu 2024 SLBN Citeureup Cimahi pemilu2024 Pemilih pemula