Puteri Indonesia Bengkulu 2025, Tasya Putri Amanda Rasakan Momen Ramadan dan Idul Fitri dengan Cara Berbeda

3 April 2025 05:00 3 Apr 2025 05:00

Thumbnail Puteri Indonesia Bengkulu 2025, Tasya Putri Amanda Rasakan Momen Ramadan dan Idul Fitri dengan Cara Berbeda Watermark Ketik
Puteri Indonesia Bengkulu 2025, Tasya Putri Amanda. (Foto: Tasya for Ketik.co.id)

KETIK, BENGKULU – Tasya Putri Amanda, mahasiswi Magister Psikologi yang tengah sibuk mempersiapkan diri untuk karantina Pemilihan Puteri Indonesia 2025, merasakan Ramadan dan Idul Fitri tahun ini dengan cara yang berbeda. 

Di usia 23 tahun, pemilik tinggi badan 170 cm itu kini tidak hanya menghabiskan waktu di kampung halaman di Bengkulu. Tetapi juga menjalani serangkaian kegiatan penting menjelang ajang bergengsi tersebut. 

"Walaupun tahun ini fokus pada persiapan karantina, saya merasa sangat bersyukur karena bisa tetap merasakan kebersamaan dengan keluarga meski hanya sebentar," kata Tasya kepada media online nasional Ketik.co.id melalui keterangan tertulis, Kamis, 2 April 2025.

Dalam hal ini Tasya mengungkapkan, meski tahun ini lebih banyak menghabiskan waktu di Jakarta, Surabaya, dan Malang untuk mempersiapkan diri, ia tetap menikmati momen berbuka puasa dengan keluarga di Bengkulu. 

 

Foto Momen lebaran Puteri Indonesia Bengkulu 2025, Tasya Putri Amanda, foto bersama keluarga. (Foto: Tasya for Ketik.co.id)Momen lebaran Puteri Indonesia Bengkulu 2025, Tasya Putri Amanda, foto bersama keluarga. (Foto: Tasya for Ketik.co.id)

 

"Tidak ada yang disesali sama sekali, meski kali ini saya lebih banyak di perantauan, saya bisa tetap berkumpul meski sebentar dengan keluarga dan itu sangat berharga tentunya," ungkapnya menuturkan.

Pemilik akun media sosial Instagram @taaaassya menerangkan bahwa keluarganya memiliki tradisi unik yang tidak pernah terlewatkan di bulan Ramadan, yakni membuat sop buah sebagai hidangan berbuka. 

"Kita selalu membuat sop buah sendiri di rumah. Itu sudah jadi kebiasaan kami dan sangat dinikmati oleh semua," tambahnya sembari tersenyum manis.

Lebih jauh menurutnya bahwa momen lebaran kali ini juga terasa sangat istimewa, karena seluruh keluarga besar Tasya berkumpul di Bengkulu untuk merayakan Idul Fitri. 

"Kami selalu melakukan ziarah kubur ke makam almarhum kakek dan nenek sebelum hari raya. Setelah itu, dilanjut dengan silaturahmi ke keluarga besar, mulai dari keluarga mama di hari pertama, dan keluarga papa di hari kedua," ujarnya.

Dengan segala kegiatan yang padat, Tasya tetap menilai bahwa bulan Ramadan dan Idul Fitri adalah waktu yang tepat untuk bersyukur atas segala kesempatan, terutama dengan keluarga yang selalu mendukungnya. 

"Sebagai seorang mahasiswi yang juga sibuk mempersiapkan diri menuju ajang Puteri Indonesia 2025, momen-momen kebersamaan bersama keluarga menjadi hal yang sangat berarti dan tidak bisa tergantikan," tandasnya. (*)

Tombol Google News

Tags:

Puteri Indonesia Bengkulu 2025 Tasya Putri Amanda Ramadan idul fitri lebaran