Rektor UIN KHAS Jember Hadiri AICIS 2023 di Surabaya

Jurnalis: Fenna Nurul
Editor: Marno

4 Mei 2023 06:25 4 Mei 2023 06:25

Thumbnail Rektor UIN KHAS Jember Hadiri AICIS 2023 di Surabaya Watermark Ketik
Rektor UIN KHAS Jember (dua dari kiri) foto bersama para akademisi perguruan tinggi, Selasa (2/5/2023) (Foto: Humas UIN KHAS Jember)

KETIK, JEMBER – Annual International Conference on Islamic Studies (AICIS) tahun 2023 kembali digelar di Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya pada Selasa (2/5/2023) hingga Jum’at (5/5/2023).

AICIS 2023 atau forum akademisi pengkajian Islam dunia ini turut dihadiri berbagai tokoh. Yaitu Menteri Agama Yaqut Cholil Quomas, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Ketua Umum PBNU KH. Yahya Cholil Staquf, para rektor dan akademisi perguruan tinggi Indonesia, serta sejumlah intelektual internasional. 

Dalam kesempatan ini, Rektor UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember, Babun Suharto turut menghadiri gelaran AICIS 2023 di Surabaya ini.

AICIS 2023 bertajuk ‘Recontextualizing Fiqh for Equal Humanity and Sustainable Peace’. Merupakan bentuk respons atas tantangan yang disampaikan Gus Menteri pada gelaran AICIS di Solo (2021) dan di Mataram (2022).

Hal itu disampaikan Dirjen Pendidikan Islam Ali Ramdani saat membuka acara tersebut. Ia menyampaikan bahwa AICIS sebelumnya lebih menekankan pada sharing ideas berbagai disiplin ilmu yang berkembang di lingkungan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam. 

Sedangkan AICIS kali ini dirancang sebagai forum in depth discussion di bidang ilmu fikih dengan tema yang lebih fokus. Dengan mengintegrasikan kajian teoritis dan pengalaman empiris mengenai nilai-nilai kemanusiaan dan perdamaian kehidupan beragama.

Selain itu, dalam penyelenggaraan AICIS 2023 berkolaborasi dengan 10 jurnal PTKI terindeks Scopus dari 55 jurnal yang mendaftar sebagai mitra AICIS. 

Selanjutnya naskah yang terpilih dipresentasikan dan akan dikelola sesuai standar naskah jurnal kemudian siap dipublikasikan. Selama empat hari berlangsung, agenda utama akan membahas isu-isu sejumlah 180 paper pilihan yang terbagi menjadi 48 kelas paralel.

Yang menjadi pembeda dengan AICIS sebelumnya, tahun ini berorientasi pada policy recommendation. Seluruh produk yang dihasilkan dari AICIS baik berupa manual mook maupun kumpulan abstrak papers dapat diakses melalui aplikasi Pusaka Superapps. Juga dalam rangka mendukung program transformasi digital Kementerian Agama. 

Sementara itu, Ketua Panitia AICIS 2023 Dr. phil. Khoirun Ni’am menyampaikan kontekstualisasi fiqh harus berperan aktif untuk keadilan dan perdamaian. 

Pria yang sekaligus Dekan Fakultas Psikologi dan Kesehatan UINSA tersebut juga menjelaskan, pembelajaran fiqh di pesantren mampu menjadi dasar untuk membahas isi lainnya termasuk fiqh di zaman digital. 

Tidak hanya itu, isu minoritas, permasalahan gender hingga komunitas difabel juga menjadi bahasan utama dalam forum tersebut, begitu halnya dengan kebebasan beragama yang belakangan menjadi sorotan.

“AICIS dilaksanakan sebagai wadah para pakar dan akademisi untuk diskusi intensif dengan tidak hanya berbasis pengetahuan akademik saja, namun juga berangkat dari kasus-kasus di lapangan terkait dengan isu-isu fiqh dan hukum Islam,” tegas Dr. phil. Khoirun Ni’am.(*)

Tombol Google News

Tags:

UIN KHAS Jember Rektor Prof Babun Suharto AICIS 2023