Somkiat Chantra: Mario Sudah Layak Tampil di Moto2

Editor: M. Rifat

22 Oktober 2022 19:03 22 Okt 2022 19:03

Thumbnail Somkiat Chantra: Mario Sudah Layak Tampil di Moto2 Watermark Ketik
Somkiat Chantra dan Mario Suryo Aji di sirkuit Sepang, Malaysia (22/10). (Foto : Kia/Ketik)

KETIK, SURABAYA – Performa pembalap Moto3 asal Indonesia, Mario Suryo Aji, di tahun pertamanya tampil di ajang grand prix musim ini mendapat nilai positif dari timnya, Honda Team Asia. Seniornya di tim itu, yakni pembalap Moto2 Honda Team Asia, Somkiat Chantra, sepakat dan mendukung penuh Mario.

Pembalap asal Thailand itu mengatakan, di lintasan, Mario adalah seorang pembalap yang sudah cepat meski baru tampil di Moto3 tahun ini. Chantra menambahkan, sebagai rookie, Mario juga bisa beradaptasi dengan baik dengan seluruh anggota tim.

"Mario adalah pembalap yang sedang tumbuh untuk menjadi lebih besar. Penampilannya di Moto3 saat ini cepat. Itu terbukti dengan tim memberinya kontrak lagi tahun depan. Menurutku, dia sebenarnya sudah di level yang layak untuk naik tingkat ke Moto2," ucap Chantra saat diwawancarai Ketik di sela-sela gelaran GP Malaysia di sirkuit Sepang kemarin (22/10).

Chantra sendiri saat ini sudah memasuki tahun keempatnya tampil di Moto2 bersama Honda Team Asia. Dalam 18 balapan musim ini, pembalap 23 tahun tersebut sudah naik podium empat kali. Performanya paling mentereng adalah saat menjadi pemenang GP Indonesia di sirkuit Mandalika Maret lalu.

Bersama rekan setimnya Ai Ogura yang kini memuncaki klasemen pembalap Moto2, Chantra musim ini membawa Honda Team Asia bertengger di peringkat dua klasemen tim. Keduanya bahkan sempat dua kali mempersembahkan double podium untuk tim tersebut.

Itu terjadi pada GP Argentina dan GP Austria. Di GP Austria, duet Ogura dan Chantra malah menguasai podium 1-2.

Kembali ke 2018, saat tampil tahun pertama di Moto3, performa Chantra tidak langsung mentereng. Dia hanya finis di posisi 33 klasemen pembalap. Poinnya dalam satu musim saat itu juga hanya tujuh. Namun, Chantra terus menempa diri. Dia pun kini menuai hasilnya. Sekarang dia sudah menjadi pembalap elite Moto2 dengan mengumpulkan empat podium grand prix plus satu kemenangan.

Karena itu Chantra yakin, dengan karakter dan skill yang dimiliki, Mario juga bisa terus berkembang di tahun-tahun berikutnya di balapan grand prix ini. Sebagai senior, Chantra juga dengan senang hati untuk terus membimbing dan bertukar fikiran dengan Mario.

"Dia sudah seperti adikku sendiri. Kalau suatu saat nanti aku ada kesempatan pindah MotoGP, dengan senang hati aku akan merekomendasikan posisiku di Moto2 diberikan untuk Mario. Karena dia memang layak," ucap Chantra. (*)
   

Tombol Google News

Tags:

mario Moto2 Moto3 MotoGP