Tingkatkan Kualitas Pembangunan, PII Tekankan Pentingnya Sertifikasi Insinyur

Jurnalis: Husni Habib
Editor: M. Rifat

5 Mei 2023 08:45 5 Mei 2023 08:45

Thumbnail Tingkatkan Kualitas Pembangunan, PII Tekankan Pentingnya Sertifikasi Insinyur Watermark Ketik
Pemukulan gong oleh Kepala DPRKP dan CK Jatim I Nyoman Gunadi didampingi Ketua PII Jatim Prof Dr Ir Mohammad Bisri dan Wali Kota Eri Cahyadi. Jumat (5/5/2023). (Foto: Husni Habib/Ketik.co.id)

KETIK, SURABAYA – Musyawarah wilayah Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Jawa Timur 2023 resmi dibuka di Tundjungan Grand Balroom Hotel Double Tree Surabaya pada Jumat (5/5/2023).

Dengan mengambil "tema Recover together, Recover stronger" acara ini akan membahas berbagai evaluasi dan program program yang akan dilaksanakan oleh PII Jawa Timur ke depan.

Pembukaan acara ditandai dengan pemukulan gong oleh Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Cipta Karya Provinsi Jawa Timur I Nyoman Gunadi didampingi Ketua PII Jatim Prof Dr Ir Mohammad Bisri dan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi.

Dalam sambutannya, Muhammad Bisri mengatakan Profesi Insinyur merupakan profesi yang penting dalam menunjang pembangunan di suatu negara. Seperti pembangunan infrastruktur, sarana prasarana dan perumahan memerlukan andil dari seorang Insinyur agar terjamin mutu kerjanya.

Foto Kepala DPRKP dan CK Jatim I Nyoman Gunadi didampingi Ketua PII Jatim Prof Dr Ir Mohammad Bisri dan Wali Kota  Eri Cahyadi saat memberikan keterakan pers. (Foto: Husni Habib/Ketik.co.id)I Nyoman Gunadi didampingi Prof Dr Ir Mohammad Bisri dan Eri Cahyadi saat memberikan keterakan pers. (Foto: Husni Habib/Ketik.co.id)

"Sekarang ini semuanya harus kompeten dan profesional. Salah satu kompetensi profesi itu adalah izin praktik. Seperti dokter yang punya izin praktik. Begitu juga halnya insinyur tidak diperbolehkan praktik Insinyur sesuai dengan undang undang keinsinyuran kalau tidak punya izin praktik," tuturnya saat ditemui usai pembukaan Musyawarah wilayah Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Jawa Timur 2023.

Oleh sebab itu Bisri menambahkan dalam aplikasinya penerapan izin praktik insinyur ini harus segera terealisasikan. Karena hal ini berhubungan dengan UU No. 11 tahun 2014 Pasal 3, PII bertujuan untuk memberikan landasan dan kepastian hukum bagi penyelenggaraan keinsinyuran yang bertanggung jawab; memberikan perlindungan pengguna jasa keinsinyuran dari malapraktik keinsinyuran melalui penjaminan kompetensi dan mutu kerja Insinyur; memberikan arah pertumbuhan dan peningkatan profesionalisme Insinyur.

"Dan ini harus dimulai, karena kapan lagi profesional itu bisa diaplikasikan di lapangan," tambahnya.

Mengenai aplikasi aturan tersebut Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan jika saat ini dalam berbagai proyek besar yang berada di wilayah pemerintah kota Surabaya dirinya selalu berkonsultasi dan berkoordinasi dengan PII. Karena salah syarat dalam pembangunan proyek tersebut adalah sudah memiliki izin praktik dari PII

"Kami sangat berterima kasih kepada PII karena kehadiran organisasi ini telah memberikan solusi untuk pembangunan konstruksi di Indonesia Khususnya Jawa Timur. Sejauh ini Pemkot Surabaya telah berkonsultasi kepada PII untuk proyek-proyek besar komplek untuk menjamin mutu dan keamanannya," jelas Eri Cahyadi.

Hal serupa juga diutarakan oleh Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Cipta Karya Provinsi Jawa Timur I Nyoman Gunadi. Salah satu kendala penerapan aturan keinsinyuran ini adalah ketimpangan antara jumlah proyek dan SDM yang tersertifikasi. Di mana saat ini jumlah proyek bisa dibilang cukup banyak, sedangkan SDM-nya sangat minim.

"Dalam pembangunan yang ada di lingkungan Pemprov Jatim kami selalu bekerja sama dengan asosiasi profesi salah satunya adalah PII ini. Saat ini tenaga konstruksi kita ada sekitar 10 juta orang, sedangkan yang sudah tersertifikasi baru ada 8 sampai 10 persen saja. Hal inilah yang sedang kita kejar sekarang," kata Nyoman.

Oleh sebab itu Nyoman berharap agar para sarjana teknik tersebut bisa segera mengambil program studi profesi insinyur dan bergelar insinyur, serta mengurus izin praktiknya. Sehingga nantinya Indonesia bisa menjadi negara yang memiliki insinyur kompeten.(*)

Tombol Google News

Tags:

PII Jatim Dinas PU Jatim Walikota Surabaya Eri Cahyadi Insinyur pembangunan konstruksi