KETIK, SURABAYA – Saat wawancara kerja kita kadang kesulian saat ditanya keinginan gaji yang diperoleh. Hal ini penting karena bisa jadi kalau salah mengucapkan akan batal memperoleh pekerjaan tersebut.
Berikut ini Ketik.co.id memberikan cara menjawab pertanyaan gaji yang diharapkan.
1. Lakukan riset terlebih dahulu
Melansir The Balance Careers, dalam proses melamar kerja atau interview, kamu akan mendapat pertanyaan tentang berapa expected salary atau gaji yang diharapkan atau Anda inginkan.
Tentu, kamu tak bisa sembarangan memberi angka begitu saja. Kamu perlu melakukan riset seputar gaji untuk posisi yang dilamar supaya perusahaan tertarik merekrutmu.
Jika kamu memiliki pengalaman kerja, tentu proses ini akan lebih mudah karena dirimu bisa mengacu ke gaji terakhir yang diterima.
Tapi, apabila kamu belum punya pengalaman kerja, cobalah dengan riset beberapa hal berikut:
• UMR di daerah tempatmu melamar
• kebutuhan hidup minimal
• upah minimal dari pekerjaan sejenis
2. Sebutkan dalam bentuk kisaran
Dalam menjawab pertanyaan tentang berapa gaji yang diharapkan atau Anda inginkan, sebaiknya jangan mengungkapkan angka pasti.
Kamu bisa memberi tahu berapa expected salary-mu dalam bentuk kisaran. Hal ini supaya perusahaan bisa memiliki pertimbangan dan lebih mengetahui kemampuanmu.
Memberi kisaran juga membuatmu memiliki kesempatan mendapatkan gaji lebih tinggi dari yang diharapkan.
3. Naikkan sedikit angka gaji
Tidak ada salahnya saat menjawab pertanyaan berapa gaji yang diharapkan atau Anda inginkan dengan menaikkan sedikit angkanya. Dengan begitu, kamu bisa mendapatkan kenaikan upah dari pekerjaanmu sebelumnya.
Namun, pastikan untuk tidak memberi kenaikan gaji terlalu besar. Hal ini berpotensi membuat HRD merasa expected salary kamu terlalu tinggi sehingga batal merekrutmu. Kamu bisa coba menaikkan angka sekitar 15-20%.
4. Sesuaikan dengan kemampuan
Poin nomor 1 menegaskan bahwa expected salary-mu harus berdasarkan riset yang telah dilakukan. Namun untuk meyakinkan HRD tentang berapa gaji yang diharapkan atau Anda inginkan, tunjukkan kemampuan dan hasil kerjamu sebelumnya.
Hal ini akan membuat HRD merasa angka yang kamu sebutkan sudah wajar. Bahkan, tidak menutup kemungkinkan HRD memberi gaji lebih tinggi dari yang diinginkan berkat kemampuan dan pencapaianmu.
5. Tunjukkan gaji terakhirmu
Jika sudah pernah bekerja, kamu bisa menjawab pertanyaan tentang berapa gaji yang diharapkan atau Anda inginkan dengan menunjukkan gaji terakhirmu. Cara ini membuat HRD tahu berapa standar expected salary kamu yang seharusnya.
Kamu juga sangat mungkin mendapatkan gaji yang lebih tinggi dari sebelumnya karena kemampuan dan pencapaianmu.
6. Pastikan angka tersebut bisa dinegosiasi
Ketika menjawab pertanyaan tentang berapa gaji yang diharapkan atau Anda inginkan, sebutkan bahwa angka yang kamu sebutkan bisa dinegosiasi. Menurut Comeet, hal ini agar memperbesar peluang bagi HRD untuk menegosiasi gajimu apabila kamu memiliki kemampuan yang dibutuhkan. Menyebutkan bahwa gajimu bisa dinegosiasi bukan berarti kamu menjual murah atau tidak yakin dengan expected salary-mu. (*)