Cuaca Terik, Pedagang Es Teler di Pacitan Banjir Cuan

Jurnalis: Al Ahmadi
Editor: Mustopa

18 Februari 2024 14:29 18 Feb 2024 14:29

Thumbnail Cuaca Terik, Pedagang Es Teler di Pacitan Banjir Cuan Watermark Ketik
Es Teller Kinan Joglo Pacitan yang diracik Angga yang tampak menyegarkan. (Foto: Al Ahmadi/Ketik.co.id)

KETIK, PACITAN – Cuaca terik melanda beberapa pekan terakhir, membawa berkah bagi para pedagang minuman segar di Pacitan, Jawa Timur.

Senyum mereka tak henti-hentinya mengembang melihat pembeli yang datang silih berganti.

Salah satunya adalah penjual Es Teler Kinan Joglo, Angga Hanif Dwi Pangestu (24), yang omzetnya naik hingga dua kali lipat dampak cuaca panas.

"Biasanya hanya jual sekitar 300 gelas es teh per hari. Tapi sekarang, bisa sampai 600 gelas lebih. Meningkat 80 sampai 100 persen," kata pemilik Es Teler Kinan Joglo, Angga Hanif Dwi Pangestu (24), Minggu, (18/2/2024).

Foto Lapak Minuman Es Teller yang jadi incaran warga saat matahari kian terik. (Foto: Al Ahmadi/Ketik.co.id)Lapak Minuman Es Teller yang jadi incaran warga saat matahari kian terik. (Foto: Al Ahmadi/Ketik.co.id)

Sejak pagi hari, lapak Es Teler Kinan Joglo yang terletak di Jalan Panglima Sudirman, Samping Toko Enggal Satu, Depan Rajawali Sport, Tanjungsari, Pacitan sudah ramai dikunjungi pembeli. Mereka ingin menyegarkan diri dengan segelas es teller jumbo yang segar dan manis.

"Alhamdulillah, cuaca panas sejak sepekan lebih membuat penjualan es teler meningkat drastis. Bahkan kemarin, saya sampai kehabisan bahan baku," imbuh Mas Angga sapaan akrabnya.

Es Teler Kinan Joglo terbuat dari berbagai macam buah-buahan segar, seperti nangka, alpukat, kelapa muda, dan kolang-kaling. Buah-buahan ini kemudian dicampur dengan es serut, susu kental manis, dan sirup.

Rasa es teler yang segar dan manis membuat banyak orang menyukainya. Selain itu, harganya yang relatif murah, yaitu Rp12-22 ribu per porsi, membuat es teler ini menjadi pilihan yang menarik bagi para pembeli.

"Es teler ini enak dan segar. Cocok untuk cuaca panas seperti ini. Yang paling favorit warga itu yang original, harga Rp12 ribu," tambah Angga kepada ketik.co.id.

Hal senada juga diungkapkan oleh pedagang es teh di Pacitan, Arif Tri Tyas (25) yang mengaku girang dengan cuaca terik ini.

"Alhamdulillah, penjualan es teh meningkat drastis sejak cuaca panas begini. Setiap hari, bisa menjual hingga 80 gelas es teh," sambungnya.

Cuaca panas ini, tambah Tyas, membuat es tehnya laris setiap harinya. Es teh, diincar pembeli karena dapat meredakan dahaga dan menyegarkan tubuh.

"Kadang ada yang satu orang beli lima sampai sepuluh gelas," terangnya.

Dia berharap cuaca panas ini akan terus berlangsung sehingga dia bisa terus meraup keuntungan. "Yang jelas kalau cuaca terik terus masyarakat pasti minat yang segar-segar. Kami hadir untuk mengatasi rasa haus itu, jika berminat silahkan dicoba," tutupnya. (*)

Tags:

UMKM ES TELLER DI PACITAN Kuliner