KETIK, SURABAYA – Diduga korsleting listrik, rumah kos milik Oemar di jalan Kejawan Putih Tambak Gang VIII hangus terbakar. Dalam kebakaran tersebut tidak ada korban jiwa lantaran pemilik dan penghuni kos sudah menyelamatkan diri.
"Kami menerjunkan 3 unit mobil pemadam kebakaran untuk memadamkan kebakaran tersebut," ucap Kabid Darlog BPBD Linmas Surabaya Buyung Hidayat, Senin (25/3/2024).
Buyung menjelaskan, kebakaran ini diduga disebabkan korsleting Listrik dari salah satu kamar kos. "Saat melihat asap tebal maka penghuni dan pemilik kos pada keluar rumah," ucapnya.
Kebakaran ini terjadi sekitar pukul 10.22 WIB, saat itu salah satu penghuni kos melihat adanya asap tebal di dalam kamar kos. Saat itu, penghuni kos langsung keluar untuk meminta masyarakat memadamkan api.
Masyarakat kemudian melakukan panggilan darurat 112 untuk meminta bantuan. Beberapa menit petugas pemadam kebakaaran berhasil memadamkan api. (*)
Diduga Korsleting Listrik, Rumah Kos di Kejawan Putih Tambak Hangus Terbakar
25 Maret 2024 08:46 25 Mar 2024 08:46



Tags:
Comment canter 112 112 Pemadam Kebakaran Surabaya Kejadian di SurabayaBaca Juga:
Ivan Sugiamto Terdakwa Penyuruh Siswa SMK Gloria 2 Mengonggong Dituntut 10 Bulan PenjaraBaca Juga:
PN Surabaya Akan Kembali Gelar Sidang Tatap MukaBaca Juga:
Isa Zega Ajukan Praperadilan terkait Status Tersangka Dugaan Pencemaran Nama Baik Istri Juragan 99Baca Juga:
Maria Livia Pembegal Ojek Online di Surabaya Divonis 11 Tahun PenjaraBaca Juga:
Dapat Hibah dari Pemkot, Kejari Batu Tempati Kantor BaruBerita Lainnya oleh Moch Khaesar

4 April 2025 15:30
Longsor Cangar Tewaskan 10 Orang, Ini Tanggapan Gubernur Khofifah

4 April 2025 13:48
Pencarian Selama 2 Hari, Tim SAR Temukan 10 Korban Longsor Cangar

4 April 2025 13:20
Peduli Kelestarian Penyu, Khofifah Ajak Cucu Lepas Puluhan Penyu

4 April 2025 13:13
Longsor Cangar, Jenazah Sopir Mini Bus Ditemukan

4 April 2025 11:00
9 Langkah Turunkan Gula Darah Tanpa Obat

3 April 2025 13:00
Cara Merawat Earphone Bluetooth Agar Awet, Simak!

Trend Terkini

28 Maret 2025 23:41
Perjuangan Siti Lutfiyatul Kharisma, Mahasiswi UINSA Finalis Aksi Indonesia Asal Pelosok Desa Senori Tuban

31 Maret 2025 04:29
Lebaran Idul Fitri, Satu Dusun di Probolinggo Terisolir

30 Maret 2025 13:35
Sambat Bunda vs Wadul Guse: Efisiensi atau Pemborosan Anggaran? Studi Kasus Jember-Lumajang

31 Maret 2025 15:40
Usai Sholat Idulfitri, Bupati Situbondo Makan Bersama Ala Santri

30 Maret 2025 13:40
Curah Hujan Tinggi, Petani Bawang Merah di Kabupaten Probolinggo Merugi Ratusan Juta
Trend Terkini

28 Maret 2025 23:41
Perjuangan Siti Lutfiyatul Kharisma, Mahasiswi UINSA Finalis Aksi Indonesia Asal Pelosok Desa Senori Tuban

31 Maret 2025 04:29
Lebaran Idul Fitri, Satu Dusun di Probolinggo Terisolir

30 Maret 2025 13:35
Sambat Bunda vs Wadul Guse: Efisiensi atau Pemborosan Anggaran? Studi Kasus Jember-Lumajang

31 Maret 2025 15:40
Usai Sholat Idulfitri, Bupati Situbondo Makan Bersama Ala Santri

30 Maret 2025 13:40
Curah Hujan Tinggi, Petani Bawang Merah di Kabupaten Probolinggo Merugi Ratusan Juta
