KETIK, SURABAYA – Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur (Dindik Jatim) melakukan refleksi atas perjalanan dan pencapaian selama satu tahun terakhir.
Berbagai program strategis telah dijalankan guna meningkatkan kualitas pendidikan di Jawa Timur, namun tantangan tetap menjadi bagian yang harus dihadapi.
Kepala Dindik Jatim Aries Agung Paewai, menyoroti tiga hal utama mengenai masalah pendidikan di Jawa Timur.
Pertama terkait anggaran pendidikan yang saat ini sudah disiapkan oleh pemerintah pusat dan pemerintah daerah cukup tinggi. Pada 2024 anggaran yang diberikan yakni Rp 9,1 triliun.
"Dengan tingginya anggaran itu dan sudah melebihi mandatory spending, ternyata masih ada sekolah-sekolah kita yang belum tercapai, terakses terhadap anggaran pendidikan itu sendiri," kata Aries saat ditemui beberapa waktu yang lalu.
Di tahun 2025 nanti, Dinas Pendidikan Jatim akan mendapatkan anggaran sekitar Rp8,3 triliun, Aries mengungkapkan adanya penurunan di tahun depan.
"Tapi kita berharap tidak berdampak pada pendidikan. Namun, bagaimana bisa merata. Kita berikan ke sekolah-sekah yang membutuhkan termasuk sekolah yang membutuhkan fasilitas standar," ungkapnya.
Kedua, yakni masalah kualitas pendidikan baik dari guru, siswa dan manajemen sekolah masih perlu menjadi perhatian bersama.
Aries menuturkan, bicara soal kualitas harus ada mutu dan prestasi yang diberikan baik oleh guru maupun siswa. Pasalnya dengan dua poin tersebut diharapkan bisa membawa dampak pada nilai diri siswa sendiri.
"Apakah itu mereka bisa masuk di lapangan pekerjaan, di dunia usaha dan pemerintahan instansi lainnya," jelas Aries.
Ketiga, terkait pengurangan disparitas wilayah terhadap pendidikan. Menurutnya, untuk mengurangi hal tersebut, perlu adanya pemetaan yang tepat.
Nantinya, hasil refleksi tersebut akan disampaikan kepada kementerian terkait, agar kualitas pendidikan di Jawa Timur bisa lebih meningkat.
"Kita akan sampaikan, ini lho masukan dari Jawa Timur yang selama ini sudah memberikan kontribusi yang nyata tentang peningkatan pendidikan. Supaya Jawa Timur bisa memberikan kontribusi nyata bagi nasional," pungkas Aries.(*)
Dindik Jatim Soroti 3 Masalah Utama Pendidikan di Jawa Timur
19 Desember 2024 16:45 19 Des 2024 16:45



Tags:
Dindik Jatim anggaran pendidikan Kepala Dindik Jatim anggaran pendidikan Jatim anggaran pendidikan 2025 Dinas Pendidikan Jatim Aries Agung PaewaiBaca Juga:
5 Rekomendasi Buku Wajib Dibaca Sekali Seumur HidupBaca Juga:
Kritik Kerusakan Lingkungan di Sumsel, Teater Potlot Tulis Buku Bertajuk Sastra Tutur dan Perempuan Lahan Basah Sungai MusiBaca Juga:
Alasan Ikhsan Nul Zikrak, Pemain Timnas U-23 Pilih Kuliah di UM Surabaya Sambil Tekuni Karier AtletBaca Juga:
Tingkatkan Pemasaran Digital, Menparekraf Berikan Pelatihan di UMSBerita Lainnya oleh Shinta Miranda

3 April 2025 11:00
Tercatat 44 Ribu Penumpang KAI Daop 8 di H+2 Lebaran 2025

3 April 2025 10:38
Serbu! KAI Hadirkan Promo Arus Balik, Berikut Kereta Jarak Jauh yang Dapat Potongan Harga

3 April 2025 08:00
Memahami Kualitas Air Minum: Perbedaan Air Mineral dan Air Demineral

2 April 2025 21:00
Waspada! Inilah Makanan Penyebab Bau Badan yang Perlu Dibatasi

2 April 2025 16:00
Cara Mengurus SKCK di 2025: Berikut Syarat, Proses dan Biaya Terbaru

2 April 2025 08:44
Kabar Duka: Aktor Senior Ray Sahetapy Meninggal Dunia di Usia 68 Tahun

Trend Terkini

28 Maret 2025 23:41
Perjuangan Siti Lutfiyatul Kharisma, Mahasiswi UINSA Finalis Aksi Indonesia Asal Pelosok Desa Senori Tuban

31 Maret 2025 04:29
Lebaran Idul Fitri, Satu Dusun di Probolinggo Terisolir

30 Maret 2025 13:35
Sambat Bunda vs Wadul Guse: Efisiensi atau Pemborosan Anggaran? Studi Kasus Jember-Lumajang

27 Maret 2025 21:54
Mudik Gratis Disambut Meriah, Ratusan Warga Jepara Pulang Kampung Tanpa Biaya

31 Maret 2025 15:40
Usai Sholat Idulfitri, Bupati Situbondo Makan Bersama Ala Santri
Trend Terkini

28 Maret 2025 23:41
Perjuangan Siti Lutfiyatul Kharisma, Mahasiswi UINSA Finalis Aksi Indonesia Asal Pelosok Desa Senori Tuban

31 Maret 2025 04:29
Lebaran Idul Fitri, Satu Dusun di Probolinggo Terisolir

30 Maret 2025 13:35
Sambat Bunda vs Wadul Guse: Efisiensi atau Pemborosan Anggaran? Studi Kasus Jember-Lumajang

27 Maret 2025 21:54
Mudik Gratis Disambut Meriah, Ratusan Warga Jepara Pulang Kampung Tanpa Biaya

31 Maret 2025 15:40
Usai Sholat Idulfitri, Bupati Situbondo Makan Bersama Ala Santri
