KETIK, SURABAYA – Federasi Bulutangkis Dunia atau BWF resmi mengumumkan hasil undian para pebulu tangkis dunia yang bakal berlaga di BWF World Tour Finals 2024.
Diumumkan Sabtu 7 Desember 2024, diintip dari rilis resmi BWF, enam wakil Indonesia di sektor berbeda akan bersaing dan menunjukkan performa terbaik di kasta bergengsi turnamen penutup tahun ini.
BWF World Tour Finals 2024 akan digelar di Hangzhou, China 11-15 Desember 2024, dengan memperebutkan hadiah USD 2.5000.000
Jonatan Christie akan memikul tanggungjawab prestasi sebagai wakil Indonesia sektor tunggal putra.
Masuk dalam grup B, Jonatan Christie bakal meladeni wakil China tunggal putra peringkat 1 dunia Shi Yu Qi. Ini akan menjadi perjuangan yang tidak mudah bagi sang juara All England 2024 itu.
Ganda Putra Indonesia Fajar/Rian akan berhadapan dengan Sabar/Reza di fase awal. (Foto: PBSI)
Di sektor tunggal putri, Gregoria Mariska Tunjung masuk dalam grub A. Tunggal putri nomor satu Indonesia ini wajib berjibaku dengan lawan yang gak mudah untuk disingkirkan, meski cenderung sepadan. Ganjalan terberat bakal dihadapi saat bertemu wakil tuan rumah Wang Zhi Yi.
Pada sektor ganda putra, dua wakil Indonesia masuk dalam satu grup di grup B. Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto dan Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani bakal bertanding diawal. Sangat tidak menguntungkan bagi Indonesia.
Bergeser ke ganda putri Wakil Indonesia. Nampaknya menjadi grup neraka untuk Febriana Dwipuji Kusuma/Amalia Cahaya Pratiwi. Mereka akan meladeni wakil tuan rumah sekaligus juara Olimpiade Paris 2024 Chen Qing Chen/Jia Yi Fan. Perjuangan yang pasti berat untuk ganda putri Indonesia.
Perjuangan berat juga akan dialami wakil Indonesia sektor ganda campuran. Dejan Ferdinansyah/Gloria bakal berhadapan dengan dua rival asal Malaysia, Goh Soon Huat/Lai Shevon Jemie dan Chen Tang Jie/Toh Ee di fase grup.
Tunggal Putri Indonesia Gregoria Mariska Tunjung. (Foto: PBSI)
Berikut Hasil Drawing BWF WORLD TOUR FINALS 2024
Tunggal Putra
Grup A
Anders Antonsen (Denmark)
Chou Tien Chen (Taiwan)
Li Shi Feng (China)
Lee Zii Jia (Malaysia)
Grup B
Shi Yu Qi (China)
Kodai Naraoka (Jepang)
Kunlavut Vitidsarn (Thailand)
Jonatan Christie (Indonesia)
Tunggal Putri
Grup A
Wang Zhi Yi (China)
Gregoria Mariska Tunjung (Indonesia)
Busanan Ongbamrungphan (Thailand)
Aya Ohori (Jepang)
Grup B
Han Yue (China)
An Se-young (Korea Selatan)
Akane Yamaguchi (Jepang)
Supanida Katethong (Thailand)
Ganda Putra
Grup A
Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen (Denmark)
Goh Sze Fei/Nur Izzuddin (Malaysia)
Lee Yang/Wang Chi-Lin (Taiwan)
Lee Jhe Huei/Yang Po Hsuan (Taiwan)
Grup B
He Ji Ting/Ren Xiang Yu (China)
Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto (Indonesia)
Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani (Indonesia)
Aaron Chia/Soh Wooi Yik (Malaysia)
Ganda Putri
Grup A
Liu Sheng Shu/Tan Ning (China)
Pearly Tan/Thinaah Muralitharan (Malaysia)
Nami Matsuyama/Chiharu Shida (Jepang)
Treesa Jolly/Gayatri Gopichand Pullela (India)
Grup B
Rin Iwanaga/Kie Nakanishi (Jepang)
Baek Ha-na/Lee So-hee (Korea Selatan)
Chen Qing Chen/Jia Yi Fan (China)
Febriana Dwipuji Kusuma/Amalia Cahaya Pratiwi (Indonesia)
Ganda Campuran
Grup A
Jiang Zhen Bang/Wei Ya Xin (China),
Tang/Tse Ying Suet (Hong Kong),
Yang Po-Hsuan/Hu Ling Fang (Taiwan),
Zheng Si Wei/Huang Ya Qiong (China)
Grup B
Goh Soon Huat/Lai Shevon Jemie (Malaysia)
Chen Tang Jie/Toh Ee Wei (Malaysia)
Hiroki Midorikawa/Na
tsu Saito (Jepang)
Dejan Ferdinansyah/Gloria Emanuelle Widjaja (indonesia)