Kampung Sakura, Sajikan Nuansa Negara Matahari Terbit di Kota Batu

Jurnalis: Sholeh
Editor: Gumilang

1 Februari 2024 05:29 1 Feb 2024 05:29

Thumbnail Kampung Sakura, Sajikan Nuansa Negara Matahari Terbit di Kota Batu Watermark Ketik
Replika Pohon Sakura bermekaran nan cantik dan mempesona di Kampung Sakura Dusun Rembug Desa Sidomulyo. (Foto: Sholeh/ketik.co.id)

KETIK, BATU – Kampung Sakura Desa Sidomulyo Kecamatan Batu Kota Batu Jawa Timur mempercantik diri dengan bunga sakura yang bermekaran di depan rumah warga. Layaknya di negara matahari terbit atau jepang, warna bunganya pun beragam, ada yang merah, putih, kuning, dan lain lain.

Ratusan pohon sakura bermekaran nan cantik dan mempesona tersebut berada di kawasan Dusun Rembug Desa Sidomulyo. Warga juga menambah aksesoris lampu dan aksesoris khas Jepang lainnya. Sehingga suasana seperti di jepang sangat terasa di Kampung sakura tersebut.

Konseptor Kampung Sakura Abdul Rokhim, mengatakan pohon sakura yang ada di kampung tersebut hanyalah replika pohon sakura yang memang sengaja dibuat oleh warga. Daun daun sakura tersebut dibuat dengan bahan sampah dan limbah plastik 

"Sedangkan untuk batangnya kami memakai limbah pohon apel yang sudah tidak produktif atau sudah dibuang. Kami menggunakan limbah supaya bermanfaat," katanya.

Selain pohon sakura, ada juga gapura berbentuk tori mirip sekali dengan yang ada di Jepang. Begitu juga hiasan pagar rumah warga dibuat menyerupai arsitektur rumah jepang. Sehingga, nuansa Jepang sangat terasa saat pengunjung masuk ke Kampung Sakura.

"Kami menghadirkan Kampung Sakura ini dalam rangka Sidomulyo Floral Festival di tahun 2022 lalu. Namun, hingga sekarang kami pertahankan untuk menjadi ciri khas kampung kami," tambahnya.

Menurut Rokhim usai acara Sidomulyo Floral festival, warga sekitar sepakat tidak membongkar ornamen-ornamen cantik tersebut. Warga justru mengembangkan kawasan tersebut menjadi kampung wisata.

Kampung Sakura ini ternyata mampu memberikan dampak ekonomi bukan hanya dari segi pemasukan parkir, tetapi warga sekitar yang menjajakan makanan ringan, minuman. Tidak ada tiket masuk untuk menikmati keindahan kampung Sakura. Pengunjung hanya dikenakan parkir kendaraan.

"Karena setelah acara Sidomulyo Floral Festival, kampung ini banyak dikenal masyarakat. Mereka berkunjung ke sini untuk jalan jalan dan berfoto selfi," urainya. (*)

Tags:

Kota Batu Kampung Sakura Desa Sidomulyo wisata