Ketua PWI Jatim: Media Online Harus Menertibkan Dirinya Sendiri

Jurnalis: Sukiman
Editor: Marno

9 Maret 2024 06:36 9 Mar 2024 06:36

Thumbnail Ketua PWI Jatim: Media Online Harus Menertibkan Dirinya Sendiri Watermark Ketik
Ketua PWI Jatim Mengimbau Para Awak Media Online Harus Menertibkan Dirinya Sendiri, Rabu (6/3/2024). (Foto : Sukiman/Ketik.co.id)

KETIK, SURABAYA – Kemajuan teknologi serta pesatnya perkembangan demokrasi di Indonesia, menjadi pemicu kian marak bermunculan media-media berita online. Baik yang berbasis nasional, maupun yang regional dan lokal.

Hal itu, pada satu sisi sebuah kondisi amat menggembirakan. Sangat mendorong tegaknya demokrasi, plus hak-hak masyarakat sipil yang musti kian dihargai. Pada sisi lain, para awak dan pelaku media berita online, musti bersedia menertibkan dirinya sendiri.

“Dalam Undang Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999, Pasal 9 ayat 1. Tegas diamanatkan bahwa, setiap warga negara berhak mendirikan perusahaan media sendiri,” tegas M. Lutfi Hakim, Ketua PWI Jatim. Saat wawancara cegat di Balai Wartawan A Aziz, Jl Taman Apsari No 15 – 17 Surabaya. Sesaat usai peluncuran buku Puisi Warumas, Rabu (6/3’24).

Dalam catatan Dewan Pers, tutur Lutfi Hakim, saat ini telah berdiri dan beroperasi media berita online, sekitar 52.000 web news. “Data ini, menunjukkan jumlah yang tidak main dan tidak sedikit,” katanya.

Sementara, lanjut Ketua PWI Jatim ini, kemampuan Dewan Pers untuk melakukan verifikasi terarah berkualitas. Sangat terbatas sekali. Diperkirakan hanya mampu sekitar 400 web media online dalam kurun waktu satu tahun. 

“Itu artinya, untuk melakukan verifikasi web news sebanyak 52 ribu, diperlukan waktu 120 tahun, baru tertangani seluruhnya,” ujar Lutfi Hakim.

Pada kondisi riil yang demikian itu, maka Ketua PWI Jatim ini mengimbau. Agar masing-masing media web news melakukan pembenahan, penertiban serta peningkatan kualitasnya sendiri. Baik secara jurnalistik maupun manajemennya.

Salah satu cara yang dapat dilakukan oleh awak web media news itu, adalah dengan melakukan pelatihan-pelatihan sendiri. Baik untuk pelatihan penulisan berita, teknik wawancara, teknik indeep reporting, dan lain-lain.

“Saya siap untuk datang ke Bojonegoro, bersilahturahmi dengan semua kawan jurnalis. Baik yang sudah menjadi anggota PWI maupun yang belum. Cobalah nanti diagendakan dengan kawan-kawan wartawan senior di Bojonegoro ya,” ungkap Lutfi Hakim. (*)

Tombol Google News

Tags:

PWI Jatim himbau awak media PWI dukung perkembangan teknologi PWI Jatim Lutfi Hakim himbau awak media jatim