Pemkab Sleman Targetkan Sub-PIN Polio di Sleman Capai 95 Persen

Jurnalis: Fajar Rianto
Editor: Muhammad Faizin

20 Januari 2024 09:08 20 Jan 2024 09:08

Thumbnail Pemkab Sleman Targetkan Sub-PIN Polio di Sleman Capai 95 Persen Watermark Ketik
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman, Cahya Purnama (kaos merah) mendampingi Bupati Sleman Kustini saat meninjau pelaksanaan Sub-Pin Polio di Kelurahan Donoharjo, Ngaglik, Sleman. (Foto: Humas Pemkab Sleman)

KETIK, YOGYAKARTA – Belum lama ini telah ditemukan kasus anak yang terkonfirmasi positif terjangkit virus polio di Kecamatan Manisrenggo, Kabupaten Klaten, Provinsi Jawa Tengah. Wilayah tersebut berbatasan langsung dengan wilayah Sleman.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman, Cahya Purnama, Sabtu (20/1/2024) menindaklanjuti hal tersebut, Kementerian Kesehatan RI menginstruksikan untuk memastikan seluruh anak usia 0 sampai 7 tahun di seluruh wilayah provinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur serta Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta memperoleh 2 dosis imunisasi polio tetes tambahan pada kegiatan Sub Pekan Imunisasi Nasional (Sub PIN) yang dilaksanakan mulai 15 Januari 2024. 

Ia menyebut polio atau poliomielitis merupakan penyakit yang sangat menular diakibatkan virus Polio. Penyakit ini menyerang sistem saraf yang dapat mengakibatkan kelumpuhan dan belum ada obatnya. Tetapi hal tersebut dapat dicegah dengan imunisasi polio.

Terkait hal itu, Pemkab Sleman melakukan langkah pencegahan. Yakni dengan menggelar Sub Pekan Imunisasi Nasional (Sub-PIN) melalui Dinas Kesehatan. 

"Untuk itu kami mengajak seluruh keluarga yang memiliki anak usia usia 0 sampai 7 tahun untuk mengikuti Sub-PIN (Sub Pekan Imunisasi Nasional) Polio di Posyandu terdekat, TK, Sekolah Dasar, maupun kalurahan," terangnya.

Cahya Purnama menyampaikan pelaksanaan Sub-PIN Polio ini dilakukan dalam 2 tahap. Untuk tahap pertama dimulai dari tanggal 15 sampai 20 Januari 2024. Sedangkan tahap 2 di mulai dari tanggal 19 Februari hingga 24 Februari 2024.

Cahya menjelaskan bahwa polio ditetapkan oleh Kemenkes RI sebagai kejadian luar biasa (KLB) di awal tahun 2024 setelah ada kasus polio di beberapa wilayah di Jawa Tengah. Sebagai kabupaten yang berbatasan langsung dengan Jawa Tengah, Kabupaten Sleman perlu melakukan tindakan salah satunya pelaksanaan Sub-Pin Polio.

Ia menjelaskan, tetes Polio diberikan sebanyak 2 kali dengan jarak minimal 1 bulan dan dapat diperoleh gratis di Puskesmas, Posyandu, TK, Sekolah Dasar, MI dan Pos Imunisasi lainnya.

Sedangkan vaksin yang diberikan yakni NOPV tipe 2 yang dimana diharapkan mampu memutus rantai penularan polio agart tidak berjangkit di Sleman. Cahya menyatakan, target pelaksanaan Sub-Pin Polio di Sleman sebesar 95 persen.

Diakhir keterangannya ia juga berpesan bagi masyarakat Sleman, untuk senantiasa menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, termasuk buang air besar (BAB) di jamban dengan septic tank dan cuci tangan dengan sabun sebelum makan dan setelah buang air.

Foto Bupati Sleman mengamati proses pendaftaran dan berbincang dengan orang tua anak yang akan di vaksin polio pada saat pelaksanaan Sub-Pin Polio di Kalurahan Donoharjo, Ngaglik, Sleman. (Foto: Humas Pemkab Sleman)Bupati Sleman mengamati proses pendaftaran dan berbincang dengan orang tua anak yang akan di vaksin polio pada saat pelaksanaan Sub-Pin Polio di Kelurahan Donoharjo, Ngaglik, Sleman. (Foto: Humas Pemkab Sleman)

Terpisah, Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo Jumat (19/1/2024) kemarin meninjau secara langsung pelaksanaan Sub-PIN Polio di Kelurahan Donoharjo, Ngaglik, Sleman.

Dalam kesempatan tersebut Kustini menjelaskan, pelaksanaan tetes polio ini sebagai langkah preventif dalam mencegah penyebaran polio masuk ke Kabupaten Sleman.
Dikarenakan penyebaran polio sudah masuk di beberapa daerah di Jawa Tengah.  Menurut Kustini,  Kabupaten Sleman harus melakukan langkah pencegahan dini. Salah satunya melalui tetes polio ini.

Terkait hal itu Kustini mengajak seluruh masyarakat Sleman yang memiliki anak usia 0 sampai 7 tahun untuk diberi imunisasi polio di pos pelayanan terdekat agar anak-anak kita tetap sehat serta terhindar dari polio khususnya. (*)

Tombol Google News

Tags:

Sub Pekan Imunisasi Nasional (Sub PIN) Pemkab Sleman Dinkes Sleman Imunisasi Polio Donoharjo