Perluas Jejaring, Kemendikbudristek Buka Lagi Program Dukungan Perjalanan Interaksi Budaya

Jurnalis: Husni Habib
Editor: Gumilang

1 Maret 2024 22:30 1 Mar 2024 22:30

Thumbnail Perluas Jejaring, Kemendikbudristek Buka Lagi Program Dukungan Perjalanan Interaksi Budaya Watermark Ketik
Kemendikbudristek buka program untuk memberikan dukungan kepada pelaku budaya di Indonesia. (Foto: Kemendikbudristek)

KETIK, JAKARTA – Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) kembali membuka program Fasilitasi Bidang Kebudayaan Interaksi Budaya tahun 2024. Melalui program ini membuka kesempatan bagi pelaku budaya memperluas jaringan.

Program yang dijalankan melalui Direktorat Jenderal Kebudayaan Kemendikbudristek ini ditujukan sebagai bentuk dukungan perjalanan misi budaya.

Sekretaris Direktorat Jenderal Kebudayaan, Fitra Arda mengatakan Program ini bertujuan untuk memberikan dukungan kepada pelaku budaya di Indonesia, baik perorangan, kelompok, atau lembaga, yang akan berpartisipasi dalam misi budaya baik di dalam maupun luar negeri.

Diharapkan melalui kegiatan ini akan terbentuk ketahanan budaya dan kontribusi budaya Indonesia di tengah peradaban dunia. Selain itu program ini merupakan upaya pemerintah untuk memperluas jejaring kebudayaan bagi para pelaku budaya di Indonesia.

"Dukungan ini tidak hanya untuk penampilan atau pertunjukan saja, tapi juga mendorong para pemerhati budaya Indonesia untuk aktif berbicara di forum-forum yang membahas tentang kebudayaan," jelas Fitra di Jakarta (Kamis 29/2/2024).

Lebih lanjut, salah satu bukti keberhasilan dari program ini adalah film pendek karya sutradara dan penulis "Basri and Salma in a Neverending Comedy" yang berhasil tayang dan tampil di Cannes Film Festival 2023.

Karya tersebut merupakan film pendek pertama dari Indonesia yang berkesempatan untuk berpartisipasi pada festival film bergengsi tersebut. Film tersebut berhasil duduk sejajar dengan film lain dari seluruh dunia dan dan berinteraksi langsung dengan para penonton, industri film, mengikuti lokakarya, dan diskusi terkait perfilman.

Tidak berhenti sampai disitu, band tribut profesional Indonesia G-Pluck Beatles yang tampil dengan karya-karya legendari dari band The Beatles juga merasakan manfaat yang positif dari hadirnya program ini. Bahkan G-Pluck Beatles sukses melakukan tur di Inggris Raya dan daratan Eropa lainnya pada Agustus 2023.

"Sangat berharga bagi kami mendapat dukungan dari Kemendikbudristek dalam program fasilitasi bidang kebudayaan interaksi budaya," ungkap bassist dari G-Pluck Beatles Awan Garnida.

Untuk dapat mengikuti program ini para pelaku budaya dapat melakukan pendaftaran di laman danaindonesiana.kemdikbud.go.id. pendaftaran ini dibuka mulai 28 Februari hingga 31 Oktober 2024.

Para pendaftar dapat masuk terlebih dahulu, kemudian memilih kategori Dukungan Perjalanan. Selanjutnya, dapat membaca petunjuk teknis yang tersedia di laman tersebut.(*)

Tombol Google News

Tags:

Jejaring budaya perjalanan budaya interaksi budaya Kemendikbudristek Pelaku budaya