Baru Menjabat, Kajati DIY Ponco Hartanto Langsung Bongkar 15 Kasus Besar, Salah Satunya Mafia Tanah

Jurnalis: Samsul HM
Editor: Naufal Ardiansyah

21 Juli 2023 16:31 21 Jul 2023 16:31

Thumbnail Baru Menjabat, Kajati DIY Ponco Hartanto Langsung Bongkar 15 Kasus Besar, Salah Satunya Mafia Tanah Watermark Ketik
Kajati DIY Ponco Hartanto tak tebang pilih membongkar banyak kasus besar di DIY, salah satunya kasus mafia tanah kas desa. (Foto: Naufal/Ketik.co.id)

KETIK, YOGYAKARTA – Belum genap 1 semester menjabat, Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Ponco Hartanto berhasil membongkar salah satu kasus besar di Yogyakarta, yakni kasus mafia tanah kas desa. 

Dipimpin Ponco, Kajati DIY tak butuh waktu lama untuk memberantas kasus mafia tanah yang menjadi atensi khusus pemerintah pusat termasuk Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X. 

Ponco baru menjadi sebagai Kajati DIY sejak Februari 2023 lalu. Ia langsung menemui Sri Sultan untuk sowan kaliyan ngarsa dalem.

Ponco mengatakan siap untuk berkolaborasi dan berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah DIY, serta pemerintah kabupaten/kota se-DIY. 

Bentuk konkretnya adalah membongkar 15 kasus besar, salah satunya adalah kasus mafia tanah kas desa yang melibatkan Kepala Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Dispertaru) DIY, Krido Suprayitno. 

Krido telah ditetapkan sebagai tersangka kasus mafia tanah kas desa oleh Kajati DIY. Penetapan Krido sebagai tersangka merupakan hasil pengembangan dugaan korupsi pemanfaatan tanah kas desa di Desa Caturtunggal, Sleman dengan terdakwa seorang pengusaha bernama Robinson Saalino.

"Karena kasus ini, kita bisa selamatkan potensi kerugian negara hingga ratusan triliun," kata Ponco eksklusif kepada Ketik.co.id di ruang kerjanya, Jumat (21/7/2023). 

Ia menyebutkan bahwa membongkar kasus mafia tanah bukan hal mudah. Butuh keberanian dan kekuatan data serta bukti yang lengkap. 

"Tentu kita terapkan pola dan strategi. Dia pertama polanya sewa lahan untuk menguasai. Strategi kita ya mengikuti pola dan strategi mereka dulu. Itu cara awal untuk mengusutnya," ungkapnya. 

Ia mengaku bahwa informasi dari tokoh masyarakat dan media juga penting untuk kesuksesan membongkar kasus besar ini. 

Masalah mafia tanah, kata Ponco, adalah masalah masif dan terstruktur. Sebab itu, membutuhkan telad dan cara-cara khusus. 

"Jogja pemersatu NKRI. Satu-satunya wilayah yang tidak diserahkan kepada penjajah hanya Yogyakarta. Di sini yang diandalkan memang kearifan lokalnya," bebernya. 

Ke depan, Kejaksaan Tinggi (Kejati) DIY di bawah kepemimpinan Ponco Hartanto siap berkolaborasi dan berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah DIY, serta pemerintah kabupaten/kota se-DIY untuk memberantas kasus besar yang merugikan masyarakat. (*)

Tags:

Kejati DIY Kajati DIY Kajati DIY Ponco Hartanto Ponco Hartanto Mafia Tanah Mafia Tanah Kas Desa DIY Mafia tanah jogja