KETIK, MALANG – Kemenag Kota Malang memberikan edukasi orang tua untuk mendaftarkan haji anaknya sejak dini. Banyak alasan yang menjadi pertimbangan.
Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kantor Kemenag Kota Malang Subhan mengatakan saat ini anak boleh mendaftarkan dengan syarat usia minimal 12 tahun.
"Saya sering keliling ke madrasah, sekolah-sekolah, untuk mengedukasi anak-anak dan para orang tua tentang pentingnya daftar haji sejak dini," kata Subhan kepada Ketik.co.id, Rabu (24/1/2024).
Saat ini, masyarakat Indonesia harus rela menunggu antrean sekitar 37 tahun untuk memenuhi panggilan haji. Terhitung sejak mereka terdaftar kursi haji.
Artinya, jika seseorang sudah terdaftar sejak usia 12 tahun, dia akan berangkat haji 37 tahun berikutnya atau di usia 49 tahun.
"Karena untuk berangkat haji sekarang butuh waktu menunggu puluhan tahun. Jika ada kesempatan dan kemampuan, segera mendaftar biar berangkat di usia ideal dan dalam kondisi prima," ungkapnya.
Subhan menyebut bahwa tahun ini Kota Malang mendapat tambahan kuota hingga 1.012. Laporan terkini, sudah 30 persen calon jemaah haji yang sudah melakukan pelunasan. (*)
Kemenag Kota Malang Ajak Orang Tua Daftarkan Anaknya Haji Sejak Dini, Ini Pertimbangannya
24 Januari 2024 04:56 24 Jan 2024 04:56



Tags:
Kasi Haji dan Umroh Kota Malang Subhan Kemenag kota malang haji Umroh Daftar hajiBaca Juga:
Daftar Pembagian Jadwal Tiga Gelombang Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada di 24 DaerahBaca Juga:
Daftar Lengkap 24 Daerah Se-Indonesia Gelar PSUBaca Juga:
KPU Kota Blitar Gelar FGD Evaluasi Pilkada 2024, Catat Beberapa Masukan PentingBaca Juga:
KPU Tetapkan Pasangan Lukman Fauzan Sebagai Bupati Dan Wakil Bupati BangkalanBaca Juga:
MK Tolak Gugatan Paslon Mandat di Pilkada Sampang! Ini AlasannyaBerita Lainnya oleh Naufal Ardiansyah

30 Maret 2025 13:35
Sambat Bunda vs Wadul Guse: Efisiensi atau Pemborosan Anggaran? Studi Kasus Jember-Lumajang

22 Maret 2025 04:14
Lantik Kamabicab Lumajang, Arum Sabil Tekankan Dasa Darma Pramuka Disiplin, Berani dan Setia: Berharap Langgeng 2 Periode

21 Maret 2025 16:49
Dulu KaKwarcab, Kini KaMabicab, Ini Sosok Indah Amperawati Bupati Lumajang yang Dilantik Arum Sabil

14 Maret 2025 04:39
Sukses 3 Tahun Pimpin Polda Riau, Kini di DPD RI, Irjen Iqbal: Takdir adalah Terbaik, Tetap Visioner

20 Februari 2025 16:15
Sosok Pj Wali Kota Terlama di Indonesia, 2 Tahun Lebih Pimpin Kota Wisata No 1 di Jatim

15 Februari 2025 07:49
Sah! Menteri PPPA Arifatul Choiri Ketua PP Muslimat 2025-2030, Khofifah Ketum Dewan Pembina

Trend Terkini

28 Maret 2025 23:41
Perjuangan Siti Lutfiyatul Kharisma, Mahasiswi UINSA Finalis Aksi Indonesia Asal Pelosok Desa Senori Tuban

31 Maret 2025 04:29
Lebaran Idul Fitri, Satu Dusun di Probolinggo Terisolir

30 Maret 2025 13:35
Sambat Bunda vs Wadul Guse: Efisiensi atau Pemborosan Anggaran? Studi Kasus Jember-Lumajang

31 Maret 2025 15:40
Usai Sholat Idulfitri, Bupati Situbondo Makan Bersama Ala Santri

30 Maret 2025 13:40
Curah Hujan Tinggi, Petani Bawang Merah di Kabupaten Probolinggo Merugi Ratusan Juta
Trend Terkini

28 Maret 2025 23:41
Perjuangan Siti Lutfiyatul Kharisma, Mahasiswi UINSA Finalis Aksi Indonesia Asal Pelosok Desa Senori Tuban

31 Maret 2025 04:29
Lebaran Idul Fitri, Satu Dusun di Probolinggo Terisolir

30 Maret 2025 13:35
Sambat Bunda vs Wadul Guse: Efisiensi atau Pemborosan Anggaran? Studi Kasus Jember-Lumajang

31 Maret 2025 15:40
Usai Sholat Idulfitri, Bupati Situbondo Makan Bersama Ala Santri

30 Maret 2025 13:40
Curah Hujan Tinggi, Petani Bawang Merah di Kabupaten Probolinggo Merugi Ratusan Juta
