Kronologi Pistol Dirut PT Berdikari Harry Warganegara Meletus di Bandara Hasanuddin

Jurnalis: M. Rifat
Editor: Rudi

19 April 2023 13:48 19 Apr 2023 13:48

Thumbnail Kronologi Pistol Dirut PT Berdikari Harry Warganegara Meletus di Bandara Hasanuddin Watermark Ketik
Harry Warganegara, direktur PT Berdikari pemilik pistol yang meletus di Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar. (Foto: Dok KOI)

KETIK, MAKASSAR Senjata api milik Direktur Utama BUMN PT Berdikari Harry Warganegara meletus saat berada di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin di Makassar, Sulawesi Selatan. Insiden itu sempat membuat kepanikan calon penumpang, pada Senin (17/4).

Kejadian itu bermula ketika Harry selaku pemilik senjata hendak melakukan check in di counter 16 maskapai penerbangan Citilink. Kemudian, ia menyerahkan barang bawaannya kepada seorang protokoler bandara untuk diperiksa.

Saat protokoler bandara memeriksa senjata lalu mengosongkan magasin, tiba-tiba senjata tersebut terjatuh. Akibatnya, senjata itu meletus sehingga membuat penumpang lainnya kaget.

"Jadi sewaktu dikosongkan pistolnya jatuh dan meledak," jelas Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Komang Suartana, Rabu (19/4).

Setelah kejadian itu, Harry dan senjata apinya sempat diamankan petugas bandara dan dilakukan pemeriksaan. Petugas protokoler bandara yang memeriksa senjata api tersebut juga dimintai keterangan.

"Mereka diamankan untuk dimintai keterangan," tambah Komang.

Meski demikian, Harry sebagai pemilik senjata api memiliki kelengkapan surat-surat kepemilikan senjata api. Pria yang pernah menjabat sebagai Chief de Mission Kontingen Indonesia di SEA Games 2019 itu kemudian diizinkan melanjutkan perjalanan.

"Tidak ditahan, karena lengkap surat kepemilikannya," imbuhnya.

Sebelumnya, Vice President Corporate Secretary PT Angkasa Pura I (AP I) Rahadian D Yogisworo tidak mengungkap identitas pemilik pistol yang meletus itu.

"Untuk keperluan penyelidikan, PT Angkasa Pura I tidak dapat menyampaikan informasi lebih lanjut terkait identitas dari pemilik senjata api tersebut, dikarenakan hal tersebut bukan merupakan wewenang dari PT Angkasa Pura I," kata Rahadian dalam keterangan resmi terpisah.(*)

Tombol Google News

Tags:

Pistol meletus bandara hasanuddin Makassar Harry Warganegara