KETIK, NAGAN RAYA – Kejadian mengenaskan hingga merenggut nyawa kembali terjadi di lokasi destinasi wisata Irigasi Jeuram, Beutong, Nagan Raya, Aceh. Kali ini, korban Kaisyu Saifullah (14) tenggelam hingga harus kehilangan nyawa.
Berdasarkan informasi yang dihimpun awak media, korban yang merupakan warga Desa Blang Baro Rambong, Beutong tersebut saat itu tengah bermain air bersama temannya. Namun nahas, dia terseret arus dan tidak terselamatkan akibat arus air kencang.
Saat kejadian, destinasi wisata alam Irigasi Beutong tengah ramai dikunjungi warga karena bertepatan dengan hari libur lebaran Idulfitri 2025. Lantas, wisatawan berhamburan menjadi panik dan mencoba melakukan pertolongan terhadap korban tenggelam.
Orang tua korban tenggelam di Irigasi Beutong histeris karena mengetahui anaknya telah meninggal. (Foto: kiriman warga for Ketik.co.id)
"Korban sedang mandi di irigasi. Namun tiba-tiba orang berteriak bahwa ada yang tenggelam dan warga di sekitar langsung melakukan pertolongan," kata Saiful, salah seorang wisatawan Irigasi Beutong, Kamis, 3 April 2025.
Bergegas, warga yang mengetahui kejadian itu secara antusias melakukan pencarian dan pertolongan. Akan tetapi, korban Kaisyu Saifullah yang masih berusia belia itu baru ditemukan sekitar 30 menit setelah kejadian dengan kondisi sudah tak bernyawa.
"Lebih kurang setengah jam setelah kejadian korban ditemukan di lokasi dalam keadaan meninggal dunia," tutur Saiful.
Sementara itu, Mualimin salah seorang anggota Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) melalui radio dan group menyampaikan bahwa, korban Kaisyu Saifullah merupakan anak dari Jamaluddin, warga Blang Baro Rambong, Beutong, Nagan Raya, Aceh. (*)