Matteo: Musim Depan Saatnya Mario Improvisasi dan Kejar Podium

Editor: M. Rifat

22 Oktober 2022 18:08 22 Okt 2022 18:08

Thumbnail Matteo: Musim Depan Saatnya Mario Improvisasi dan Kejar Podium Watermark Ketik
Mario Suryo Aji melibas tikungan sirkuit Sepang (22/10). (Foto: Honda Team Asia)

KETIK, SURABAYA – Performa pembalap Moto3 asal Indonesia, Mario Suryo Aji, mendapat perhatian serius dari pengamat motorsport senior Matteo Guerinoni. Pria yang sudah malang melintang sebagai komentator ajang balap baik di televisi nasional maupun Asia itu menyebut secara pribadi senang dengan karakter seorang Mario.

Dalam kaca mata Matteo, performa Mario di musim pertamanya bertarung di pentas grand prix Moto3 tahun ini sudah bagus. Baginya, sebagai rookie, tugas pembalap asal Magetan, Jawa timur itu saat ini memang cukup dengan lebih dulu menyesuaikan diri dengan tim maupun motor yang dia tunggangi.

"Kalaupun Mario bisa dapat poin di musim pertama ini itu prestasi dan bonus. Yang penting finis sebaik mungkin. Terus cari improvisasi dengan motor," ucap Matteo saat ditemui Ketik di sela-sela rentetan acara GP Malaysia di Sepang kemarin (22/10).

Dari 18 balapan yang sudah berlangsung musim ini, Mario sudah dua kali mendapatkan poin. Itu terjadi di GP Indonesia dan GP Italia. Selain itu, pembalap 18 tahun tersebut juga sempat beberapa kali tampil mengejutkan di babak latihan bebas maupun kualifikasi dengan merangsek ke barisan depan.

Pembalap jebolan Astra Honda Racing Team (AHRT) itu kini juga sudah mengamankan tiket untuk tampil lagi di ajang Moto3 tahun depan. Kepastian itu dia dapat setelah timnya, Honda Team Asia, telah resmi memperpanjang kontrak pembalap yang juga anak asuh Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Muhammad Fadil Imran tersebut sampai akhir musim 2023.

"Di musim kedua tahun depan, Mario harus lebih fighter. Cari improvisasi motor, akselerasi, dan berani kejar posisi terdepan. Bila perlu cari podium atau pasang target harus masuk 10 besar," ucap Matteo.

Jika mampu melakukan itu, Matteo yakin masa depan Mario di ajang grand prix bakal panjang. Apalagi, di tahun ini dan musim depan, Mario masih tercatat sebagai satu-satunya pembalap asal Indonesia yang tampil di grand prix. "Kalau semua lancar. Tahun ketiga adalah fase yang pas buat dia masuk ke kelas Moto2," tambah pria kelahiran Italia tersebut. (*)

Tombol Google News

Tags:

mario Moto3 MotoGP