Pagaralam Kota Terbaik I PPD Tingkat Provinsi

Jurnalis: Almi Raisyah
Editor: Rudi

16 Februari 2023 07:02 16 Feb 2023 07:02

Thumbnail Pagaralam Kota Terbaik I PPD Tingkat Provinsi Watermark Ketik
Kepala Bapeda Kota Pagaralam Nopi Apriadi Se MM. (Foto: AL/Ketik.co.id)

KETIK, PAGAR ALAM Lagi, lagi dan lagi, Pemerintah Kota (Pemkot) Pagaralam tak henti  mengukir tinta emas dengan menorehkan beragam capaian prestasi. Di awal  2023 ini kembali Pemkot Pagaralam meraih penghargaan Kota Terbaik I pada ajang Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) Kabupaten/Kota Provinsi Sumsel 2023.

Penghargaan ini tentu berdasarkan hasil penilaian tahap I dan tahap II oleh Tim Penilai Teknis Daerah, Tim Penilai Utama Daerah, serta Tim Penilai Independen Daerah PPD Kabupaten/Kota Provinsi Sumsel  2023 yang dilaksanakan 24 Januari - 2 Februari 2023.   

Kepala Bappeda Kota Pagaralam, Novi Apriyadi SE, MM mengatakan,  PPD ini tiap tahun dilombakan. Dalam perencanaan di daerah, provinsi dan nasional, wajib melakukan penyusunan dokuman, baik jangka panjang, menengah dan pendek atau Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD).

“Penyusunan RKPD ini tentunya terdapat berbagai tahapan-tahapan, mulai  Musrenbang kelurahan, kecamatan, provinsi hingga ke tingkat nasional. Dan seorang kepala daerah itu kan mempunyai janji program kegiatan prioritas, yang dituangkan dalam RPJMD yang dibungkus melalui Peraturan Daerah (Perda),” ujar Novi.

Tahun  2021 lalu, kata Novi, Pemerintah Kota (Pemkot) Pagaralam melalui Bappeda Kota Pagaralam mencoba mengikuti penilaian PPD ini, karena di tahun 2019 hingga sekarang pun telah menjalankan janji-janji politik kepala daerah.

“Karena itu  tahun 2022 kita lombakan dokumen penyusunan RKPD ini dengan bagaimana sinkronisasi dengan program nasional, program provinsi dan program pak walikota Pagaralam. Dan program dari walikota Pagaralam, Alpian Maskoni SH unggulan yang paling hebat itu ialah program stek kopi, dan ini yang kita angkat,” jelasnya.

Meski tahun 2019-2020, untuk program stek kopi sebut Novi belum begitu kelihatan,  tetapi tahun 2022 semua bisa dibuktikan dengan keberhasilan stek kopi program walikota Pagaralam melalui dokumen RKPD dengan penyusunan anggaran itu dinilai oleh tim dari provinsi.

“Pada tahun 2019 Walikota Pagaralam, Alpian Maskoni SH perdana stek kopi. Tahun 2020 kita ada pembangunan rumah-rumah kopi, dan rumah produksi kopi, kemudian kita bina kelompok-kelompok dengan melibatkan kesetaraan gender, disabilitas yang disesuaikan dengan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) orang miskin yang lebih diprioritaskan, sehingga kita bisa juara I PPD di tahun 2022,” bebernya.

Akhirnya, pada 2023 sambung Novi, Pemkot Pagaralam kembali ikut dalam lomba PPD ini, dengan tahap I, pemeriksaan dokumen oleh tim independen yang diikuti oleh 17 kabupaten/kota di Sumsel, terdiri dari 4 Kota dan 13 kabupaten. Tahap II ialah dengan pembuktian melalui paparan dengan menampilkan pertumbuhan ekonomi secara makro secara keseluruhan.

Secara terpisah, Walikota Pagaralam, Alpian Maskoni SH mengucapkan rasa terimakasihnya kepada seluruh pegawai di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) dan masyarakat Kota Pagaralam atas segenap dukungan diberikan kepada Pemkot Pagaralam.

Pasalnya, pada awal 2023 ini Pemkot Pagaralam kembali meraih penghargaan Kota Terbaik I pada ajang Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) Kabupaten/Kota Provinsi Sumsel tahun 2023. “Saya mengucapkan terima kasih kepada semua pegawai di lingkungan Pemkot Pagaralam dan masyarakat Pagaralam. Kita tentu patut bersyukur, karena dari 5 program Pemkot Pagaralam ada 2 dimajukan dalam PPD tingkat Sumsel dan menjadi nomor 1 semua,” ujar Kak Pian.

Raihan yang dicapai ini sebut Kak Pian,  tentu menjadi penyemangat untuk terus berupaya menjadikan Kota Pagaralam jauh lebih baik dan maju lagi. “Ini menjadi penyemangat bagi kita semua untuk terus berupaya menjadikan Kota Pagaralam semakin jauh lebih baik dan lebih maju lagi,” katanya.

Terkait, program yang diusung pada PPD tahun 2023 ini yang terfokus pada program Kredit Usaha Rakyat (KUR) Berantas Rentenir Sejahterakan Masyarakat (Besemah) 0%, Kak Pian lantas menjawab bahwa salahsatu tujuannya adalah memberantas jeratan rentenir. Sebab apabila selalu terjerat oleh rentenir, maka akan sulit  maju.

“Iya, ini salah satu yang menjadi tujuannya. Di samping itu kita berharap masyarakat Kota Pagaralam bisa akses dunia perbankan untuk modal usaha/kerja. Karena rentenir itu sangat jahat, dan akan jadi beban si peminjam pada akhirnya,” tegasnya.

Menghadapi tahap penilaian PPD selanjutnya yang akan dilaksanakan pada 14 Februari s.d 8 April 2023, sambung Kak Pian, pihaknya telah mempersiapkan diri secara matang dan maksimal untuk pemaparan atau presentasi.

“Kita sedang mempersiapkan diri untuk pemaparan atau presentasi. Dan seandainya saya tahu jauh-jauh hari saya yang akan melakukan paparan secara langsung di depan para penguji lewat Daring. Sebab pada tahun ini kita belum tahu apakah itu daring atau offline. Target kita untuk PPD tahun 2023 ini bisa menjadi nomor 1 nasional,” harap Kak Pian. (*)

Tombol Google News

Tags:

KUR terbaik Sumsel pagar alam nasional walikota bapeda