Pemkot Surabaya Fokus Tuntaskan Permasalahan Banjir di Perkampungan

Jurnalis: Husni Habib
Editor: Mustopa

21 Juni 2024 06:45 21 Jun 2024 06:45

Thumbnail Pemkot Surabaya Fokus Tuntaskan Permasalahan Banjir di Perkampungan Watermark Ketik
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat meninjau pembangunan di perkampungan. (Foto: Pemkot Surabaya)

KETIK, SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus mengebut pengerjaan saluran, rumah tidak layak huni, dan pavingisasi. Pengerjaan ini bertujuan untuk mengantisipasi datangnya musim hujan terutama di kampung-kampung yang rawan banjir.

Wali Kota Eri Cahyadi mengatakan, semua pembangunan yang diusulkan warga dan dikerjakan menggunakan dana kelurahan atau dakel yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2023 sudah tercapai seluruhnya.

Sementara itu, pembangunan yang dikerjakan menggunakan dakel APBD tahun 2024, sudah hampir 98 persen.

“Jadi alhamdulillah sudah 98 persen, sudah hampir selesai semuanya, yang menyelesaikan KTPR (Kelompok Teknis Perbaikan Rumah) dan pavingnya juga dari padat karya," kata Eri, Kamis (20/6/2024).

Permasalahan banjir merupakan salah satu pekerjaan rumah Pemkot Surabaya yang saat ini menjadi prioritas untuk segera diselesaikan. Mengingat setiap musim hujan, banjir selalu menggenangi sejumlah perkampungan warga. Hal ini tentu dapat mengganggu aktivitas dan kegiatan perekonomian.

Maka dari itu, sampai hari ini, Eri terlebih dahulu menuntaskan masalah banjir di perkampungan, kemudian dilanjutkan penanganan banjir di jalan besar. 

“Insyaallah yang di jalan-jalan itu juga sudah banyak yang kita kerjakan, karena kalau anggarannya bebarengan kan tidak cukup. Maka dari itu, saya selesaikan dulu yang di perkampungan-perkampungan," tambah Eri.

Pada kesempatan yang berbeda, Mantan Kepala Badan Perencanaan Kota (Bappeko) Surabaya ini menuturkan, semua pembangunan yang berasal dari usulan warga akan segera dituntaskan pada tahun ini. Sementara itu usulan-usulan yang dikerjakan menggunakan dakel APBD 2024 bisa selesai di Juli mendatang. 

"Target selesainya itu, harusnya di bulan Juni. Tapi kalau ada (yang belum selesai) satu, dua titik, maka Juli. Karena apa, dia (KTPR) tidak bisa mengerjakan sebelumnya, baru bisa dikerjakan awal bulan (Juni)," tuturnya

"Yang terpenting, nanti ketika musim hujan, (saluran) itu sudah harus bisa menampung, karena yang dikerjakan hari ini adalah kampung yang ada genangan airnya,”pungkasnya.(*)

Tombol Google News

Tags:

Pemkot Surabaya Eri Cahyadi Pembangunan Kampung Musim Hujan banjir