KETIK, SURABAYA – Sejumlah persiapan dilakukan Pemkot Surabaya untuk memperingati Hari Otonomi Daerah (Otoda) XXXVIII. Salah satunya yang dilakukan Satpol PP dengan menggencarkan penertiban di seluruh wilayah Kota Pahlawan.
Para personel Satpol PP juga telah ditempatkan di 137 titik Traffic Light di Kota Surabaya.
Penertiban dan penjagaan dilakukan di ruas-ruas jalan guna mengantisipasi gangguan ketertiban umum dan ketentraman masyarakat.
Kabid Pengendalian Ketentraman dan Ketertiban Umum serta Perlindungan Masyarakat Satpol PP Surabaya, Irna Pawanti mengatakan, Satpol PP Surabaya mulai mengetatkan penertiban pada hari Selasa hingga Minggu mendatang.
“Di Surabaya ini kami punya 137 Traffic Light, kami lakukan penjagaan mulai pagi hari sampai malam hari, tujuannya untuk mengantisipasi adanya pengemis, sulak-sulak maupun Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS). Nanti akan kami jangkau, untuk diproses selanjutnya,” kata Irna, Rabu (24/4/2024).
Tak hanya itu, Satpol PP Surabaya juga melakukan penertiban pada pedestrian di seluruh wilayah Surabaya. Upaya ini dilakukan untuk memberikan rasa nyaman dan aman kepada para tamu undangan yang hadir pada saat Peringatan Hari Otoda 2024.
Irna menambahkan, sebelum peringatan Hari Otoda 2024, Satpol PP Surabaya setiap hari sudah berjaga supaya pedestrian bebas dari para pedagang kaki lima (PKL) yang biasa berjualan.
"Kami juga telah menyiapkan tiga tim penjagaan, tim Jatisuro yang berjaga di lampu merah, tim Jolodoro petugas kami yang berjaga di pedestrian menggunakan sepeda angin, serta tim patroli kota,” tutur dia.
Irna menjelaskan, untuk tim patroli kota melakukan penjagaan secara mobile sehingga dapat mengantisipasi adanya aktivitas yang dapat menimbulkan gangguan ketertiban umum.
“Tim ini bertugas untuk mencegah gangguan Trantibum, seperti adanya gerombolan anak-anak muda yang terindikasi tawuran maupun indikasi balap liar, kita upayakan jangan sampai mengganggu para tamu saat peringatan Hari Otoda 2024 ini. Kita berupaya sterilkan dari gangguan serta kita jaga lebih ketat,” jelasnya.
Adapun beberapa titik yang difokuskan dalam penjagaan selama peringatan Hari Otoda 2024 berlangsung seperti di Balai Kota, Mangrove, Siola, Tugu Pahlawan, serta Rumah Lahir Bung Karno Surabaya.
“Kami fokuskan di beberapa titik, terlebih para tamu akan melakukan city tour sehingga kami perketat di titik Balai Kota, Mangrove, Siola, Tugu Pahlawan serta Rumah Lahir Bung Karno. Disana akan kami tempatkan personel mulai dari sepanjang jalan hingga spot destinasi,” terangnya.
Irna menambahkan, upaya penertiban yang dilakukan Satpol PP Kota Surabaya diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman untuk para tamu yang hadir dalam peringatan Hari Otoda 2024.
“Harapan kami, Surabaya dapat menjadi kota yang aman untuk para tamu sehingga para tamu dapat kembali ke kota mereka masing-masing dengan membawa kesan dan kenangan bahwa Surabaya adalah kota yang nyaman dan ramah,” pungkasnya. (*)
Persiapan Hari Otoda, Satpol PP Surabaya Siagakan Personel di 137 Traffic Light
24 April 2024 10:49 24 Apr 2024 10:49



Tags:
Otoda Hari Otonomi Daerah Satpol PP Kota Surabaya 137 traffic light Irna Pawanti PMKS Hari Otoda 2024 penertipan wilayah Surabaya SurabayaBaca Juga:
Prabowo Minta Jajaran Kabinet Bangun Narasi Komunikasi Positif, Terbuka Kritik RakyatBaca Juga:
Camat Rancaekek: Dari Kebutuhan 20 SPPG untuk Program MBG, Baru 1 yang Operasional Layani 3.000 SiswaBaca Juga:
Teror Kepala Babi di Tempo: Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan Sarankan Dimasak Saja, Ini Profil Hasan NasbiBaca Juga:
Satu Ton Tuna Dijual Murah, Emak-emak di Cilacap Rela BerdesakanBaca Juga:
Presiden Prabowo: Jawa Timur Harus Ramah bagi InvestorBerita Lainnya oleh Shinta Miranda

4 April 2025 08:00
Cara Membersihkan Sofa Agar Bersih dan Wangi

4 April 2025 07:00
6 Weton Ini Akan Miliki Karir Cemerlang di April 2025

3 April 2025 18:43
Longsor di Cangar, Tim SAR Surabaya Diterjunkan

3 April 2025 15:18
Makan Enak Tanpa Khawatir! Tips Sehat dari Pakar Unair untuk Lebaran

3 April 2025 14:54
Trump Umumkan Kenaikan Tarif 32% untuk Barang Impor dari Indonesia

3 April 2025 14:26
Surabaya Perketat Pendatang Pasca-Lebaran, Eri Cahyadi: 10 Tahun Tanpa Bantuan Pemkot

Trend Terkini

28 Maret 2025 23:41
Perjuangan Siti Lutfiyatul Kharisma, Mahasiswi UINSA Finalis Aksi Indonesia Asal Pelosok Desa Senori Tuban

31 Maret 2025 04:29
Lebaran Idul Fitri, Satu Dusun di Probolinggo Terisolir

30 Maret 2025 13:35
Sambat Bunda vs Wadul Guse: Efisiensi atau Pemborosan Anggaran? Studi Kasus Jember-Lumajang

31 Maret 2025 15:40
Usai Sholat Idulfitri, Bupati Situbondo Makan Bersama Ala Santri

30 Maret 2025 13:40
Curah Hujan Tinggi, Petani Bawang Merah di Kabupaten Probolinggo Merugi Ratusan Juta
Trend Terkini

28 Maret 2025 23:41
Perjuangan Siti Lutfiyatul Kharisma, Mahasiswi UINSA Finalis Aksi Indonesia Asal Pelosok Desa Senori Tuban

31 Maret 2025 04:29
Lebaran Idul Fitri, Satu Dusun di Probolinggo Terisolir

30 Maret 2025 13:35
Sambat Bunda vs Wadul Guse: Efisiensi atau Pemborosan Anggaran? Studi Kasus Jember-Lumajang

31 Maret 2025 15:40
Usai Sholat Idulfitri, Bupati Situbondo Makan Bersama Ala Santri

30 Maret 2025 13:40
Curah Hujan Tinggi, Petani Bawang Merah di Kabupaten Probolinggo Merugi Ratusan Juta
