KETIK, SURABAYA – Beberapa waktu lalu, Satpol PP Surabaya sudah berhasil menertipkan para pedagang nakal di kawasan Pantai Kenjeran Surabaya.
Karena hal tersebut, membuat warga sekitar maupun PKL bersi tegang dengan Satpol PP Kota Surabaya, hingga memblokade jalan dan merusak pagar pembatas.
Seperti video yang dibagikan akun Tiktok @ ini_surabaya memperlihatkan bahwa jalan diblokade oleh batu yang tersusun memanjang.
Kendaraan motor dapat melewati, namun untuk kendaraan roda empat tidak dapat melewati jalan tersebut.
Blokade jalan yang dilakukan karena para pedagang tak ingin ditertipkan. (Foto: Tiktok @ini_surabaya)
Banyak warganet yang mengomentari atas perusakan pagar maupun blokade jalan yang dilakukan warga tersebut. Di akun Tiktok @sobo.ratan8. Video tersebut dilihat pada pukul 08.54 pada tanggal 25 Desember 2023 sudah ditonton kurang lebih 924.6 ribu.
@Theo_leonard : Mangkane mbien wes bener2 Suramadu g usah dibangun efeke ya ngene iki kakean polean saiki
Mangkanya dulu benar-benar (Jembatan) Suramadu tidak usah dibangun efeknya kebanyakan tingkah sekarang.
@Hartini8322 : Iki ngunu duduk wong Meduro, asli wong Kenjeran, nambang dan sekitarnya asline wes enak di kei lapangan pekerjaan UMKM berjalan sek kurang ae
Ini bukan orang Madura, asli orang Kenjeran, Nambang dan sekitarnya, aslinya sudah enak dikasih lapangan pekerjaan UMKM berjalan, masih kurang saja.
@rusdi alfian: seng tak ero i kabeh seng dodolan podo buak sampah ndek laut, tau pisan ndek kunu akeh seng buak ndek laut nemen seh
Yang aku tau, semua yang jualan pads buang sampah di laut, pernah sekali ke sana banyak yang buang sampah ke laut, kebangetan sih.
@xxmrgrtaa__ : dodolan e gak ukur lurr, mie godok 15ewu jek setengah mateng pisan
Kalau jualan tidak diukur, mie rebus Rp. 15 ribu masih setengah mateng.
@alfanpendot23: andok bakso sak es jeruk e 80k pisan ae ga mbaleni mangan nang kunu
Makan bakso plus es jeruk habisnya Rp.80 ribu, cukup sekali saja tidak akan mengulangi makan di tempat itu.
@Menteri Gen Z: mereka sedang memperjuangkan hak mereka untuk mencari nafkah, ketika pemerintah melarang mereka warga sekitar berjualan, maka tolong beri mereka solusi
@ moch Muizzudin: kudune sing bener PKL/pedagang meloki peraturan e pemerintah, guduk pemerintah meloki PKL. Lek ga d tertibno trus yaopo jaluk e
Harusnya yang benar, pedagang mengikuti aturan pemerintah, bukan pemerintah mengikuti PKL, kalau tidak ditertibkan terus keinginannya bagaimana. (*)
PKL Pantai Kenjeran Rusak Pagar Hingga Blokade Jalan, Ini Komentar Warganet
25 Desember 2023 07:00 25 Des 2023 07:00



Tags:
PKL pengrusakan pagar blokade jalan Pantai Kenjeran PKL Kenjeran komentar warganet penertipan Satpop PP SurabayaBaca Juga:
Sidang MK: Freddy-Sobar Ungkap Pelanggaran KPU di Pilkada Kabupaten KaimanaBaca Juga:
Bupati Freddy Thie Kolaborasi Menuju Tata Ruang Kaimana Lebih Baik, Rapat Koordinasi RDTRWBaca Juga:
Bupati Freddy Thie ‘Tancap Gas’ Majukan Kaimana, Bandara Yamor Segera TerwujudBaca Juga:
Aksi Premanisme, Pendukung Paslon HAI Diduga Halangi Warga Melapor ke Bawaslu KaimanaBaca Juga:
Bersatu Membangun Kaimana Maju, Adil dan SejahteraBerita Lainnya oleh Shinta Miranda

3 April 2025 18:43
Longsor di Cangar, Tim SAR Surabaya Diterjunkan

3 April 2025 15:18
Makan Enak Tanpa Khawatir! Tips Sehat dari Pakar Unair untuk Lebaran

3 April 2025 14:54
Trump Umumkan Kenaikan Tarif 32% untuk Barang Impor dari Indonesia

3 April 2025 14:26
Surabaya Perketat Pendatang Pasca-Lebaran, Eri Cahyadi: 10 Tahun Tanpa Bantuan Pemkot

3 April 2025 11:00
Tercatat 44 Ribu Penumpang KAI Daop 8 di H+2 Lebaran 2025

3 April 2025 10:38
Serbu! KAI Hadirkan Promo Arus Balik, Berikut Kereta Jarak Jauh yang Dapat Potongan Harga

Trend Terkini

28 Maret 2025 23:41
Perjuangan Siti Lutfiyatul Kharisma, Mahasiswi UINSA Finalis Aksi Indonesia Asal Pelosok Desa Senori Tuban

31 Maret 2025 04:29
Lebaran Idul Fitri, Satu Dusun di Probolinggo Terisolir

30 Maret 2025 13:35
Sambat Bunda vs Wadul Guse: Efisiensi atau Pemborosan Anggaran? Studi Kasus Jember-Lumajang

31 Maret 2025 15:40
Usai Sholat Idulfitri, Bupati Situbondo Makan Bersama Ala Santri

30 Maret 2025 13:40
Curah Hujan Tinggi, Petani Bawang Merah di Kabupaten Probolinggo Merugi Ratusan Juta
Trend Terkini

28 Maret 2025 23:41
Perjuangan Siti Lutfiyatul Kharisma, Mahasiswi UINSA Finalis Aksi Indonesia Asal Pelosok Desa Senori Tuban

31 Maret 2025 04:29
Lebaran Idul Fitri, Satu Dusun di Probolinggo Terisolir

30 Maret 2025 13:35
Sambat Bunda vs Wadul Guse: Efisiensi atau Pemborosan Anggaran? Studi Kasus Jember-Lumajang

31 Maret 2025 15:40
Usai Sholat Idulfitri, Bupati Situbondo Makan Bersama Ala Santri

30 Maret 2025 13:40
Curah Hujan Tinggi, Petani Bawang Merah di Kabupaten Probolinggo Merugi Ratusan Juta
