KETIK, SURABAYA – Mengolah daging kurban untuk sate bisa menjadi cara yang lezat dan khas dalam merayakan Idul Adha. Namun, penting untuk mengolahnya dengan cara yang aman agar terhindar dari risiko kesehatan.
Memasak dengan cara memanggang atau membakar daging dapat memicu pembentukan senyawa karsinogenik tertentu yang dikaitkan dengan peningkatan risiko kanker.
Berikut adalah beberapa senyawa karsinogenik yang bisa terbentuk saat daging dipanggang atau dibakar:
1. Amin Heterosiklik (Heterocyclic Amines, HCAs):
- Terbentuk ketika daging, terutama daging merah, ayam, dan ikan, dimasak pada suhu tinggi, seperti saat dipanggang atau dibakar. HCAs terbentuk dari reaksi antara asam amino, kreatin, dan gula dalam daging.
2. Polisiklik Aromatik Hidrokarbon (Polycyclic Aromatic Hydrocarbons, PAHs):
- Terbentuk ketika lemak dari daging menetes ke bara atau api dan menghasilkan asap yang mengandung PAHs. Asap ini kemudian menempel pada permukaan daging.
Berikut adalah cara-cara untuk mengurangi risiko pembentukan HCAs dan PAHs saat memanggang atau menyate daging.
- Masak dengan Suhu Lebih Rendah: Hindari memasak dengan suhu yang sangat tinggi. Memasak dengan suhu sedang atau menggunakan metode pemanggangan tidak langsung dapat membantu mengurangi pembentukan HCAs dan PAHs.
- Balik Daging Secara Teratur: Membalik daging lebih sering saat memasak bisa membantu mencegah pembentukan bagian yang gosong yang kaya akan HCAs dan PAHs.
- Gunakan Marinade: Marinasi daging sebelum dipanggang dapat mengurangi pembentukan HCAs. Marinade yang mengandung bahan asam (seperti jus lemon, cuka, atau yoghurt) dan antioksidan (seperti bawang putih, bawang merah, dan rempah-rempah) sangat efektif.
- Hindari Lemak yang Berlebih: Pilih potongan daging yang lebih ramping atau hilangkan lemak berlebih sebelum memanggang untuk mengurangi tetesan lemak yang menghasilkan asap.
- Gunakan Alat Pemanggang dengan Bijak: Memanggang dengan menggunakan rak pemanggang atau pembatas antara daging dan bara api dapat mengurangi kontak langsung antara daging dan api, serta mengurangi pembentukan asap.
- Potong dan Buang Bagian yang Gosong: Jika ada bagian daging yang gosong atau hangus, potong dan buang bagian tersebut sebelum dikonsumsi.
Dengan mengikuti langkah-langkah ini, Anda dapat menikmati hidangan panggang dengan lebih aman dan mengurangi risiko paparan senyawa karsinogenik yang dapat memicu kanker. (*)
Praktikkan! Ini Cara Nyate yang Pasti Aman untuk Kurangi Risiko Kanker
17 Juni 2024 12:10 17 Jun 2024 12:10



Tags:
mengolah daging kurban Sate cara nyate mengurangi kanker karsinogenik makanan dipanggang makanan dibakar risiko kesehatan tips nyate memanggang dagingBaca Juga:
Indeks Pencegahan Korupsi di Atas Rata-Rata Nasional, KPK Ganjar Penghargaan Pemprov JatimBaca Juga:
Terima Penghargaan MCP KPK, Harda Ingin 5 Tahun ke Depan Sleman Bebas KorupsiBaca Juga:
Jalan Produksi PTPN IV Labuhanbatu Utara Rusak Parah, Pemerhati Lingkungan Minta Aparat Turun TanganBaca Juga:
Pemkot Surabaya Dapat Hibah Aset Rp11,7 Miliar dari KPK, Bakal Dikelola untuk KoperasiBaca Juga:
Bupati Harda Kiswaya Berharap Capaian MCP KPK Sleman Sejalan dengan Keadaan di LapanganBerita Lainnya oleh Shinta Miranda

4 April 2025 20:00
Cerita Yulia Mega Alumni Bahasa Unair yang Berhasil Raih LPDP di Australia

4 April 2025 08:00
Cara Membersihkan Sofa Agar Bersih dan Wangi

4 April 2025 07:00
6 Weton Ini Akan Miliki Karir Cemerlang di April 2025

3 April 2025 18:43
Longsor di Cangar, Tim SAR Surabaya Diterjunkan

3 April 2025 15:18
Makan Enak Tanpa Khawatir! Tips Sehat dari Pakar Unair untuk Lebaran

3 April 2025 14:54
Trump Umumkan Kenaikan Tarif 32% untuk Barang Impor dari Indonesia

Trend Terkini

28 Maret 2025 23:41
Perjuangan Siti Lutfiyatul Kharisma, Mahasiswi UINSA Finalis Aksi Indonesia Asal Pelosok Desa Senori Tuban

31 Maret 2025 04:29
Lebaran Idul Fitri, Satu Dusun di Probolinggo Terisolir

30 Maret 2025 13:35
Sambat Bunda vs Wadul Guse: Efisiensi atau Pemborosan Anggaran? Studi Kasus Jember-Lumajang

31 Maret 2025 15:40
Usai Sholat Idulfitri, Bupati Situbondo Makan Bersama Ala Santri

30 Maret 2025 13:40
Curah Hujan Tinggi, Petani Bawang Merah di Kabupaten Probolinggo Merugi Ratusan Juta
Trend Terkini

28 Maret 2025 23:41
Perjuangan Siti Lutfiyatul Kharisma, Mahasiswi UINSA Finalis Aksi Indonesia Asal Pelosok Desa Senori Tuban

31 Maret 2025 04:29
Lebaran Idul Fitri, Satu Dusun di Probolinggo Terisolir

30 Maret 2025 13:35
Sambat Bunda vs Wadul Guse: Efisiensi atau Pemborosan Anggaran? Studi Kasus Jember-Lumajang

31 Maret 2025 15:40
Usai Sholat Idulfitri, Bupati Situbondo Makan Bersama Ala Santri

30 Maret 2025 13:40
Curah Hujan Tinggi, Petani Bawang Merah di Kabupaten Probolinggo Merugi Ratusan Juta
