KETIK, HALMAHERA SELATAN – Jembatan penghubung antara Desa Panambuang dan Desa Tuwokona Kecamatan Bacan Selatan Kabupaten Halmahera Selatan ambruk akibat dihantam banjir pada 2024 lalu dan sampai saat ini belum diperbaiki.
Jembatan putus tersebut kini memakan korban. Korban tersebut bernama Nurdin warga desa Tuwokona yang hendak melintasi jembatan ambruk tersebut.
Nurdin ditemukan tukang sapu pada Kamis 3 April 2025. Dia kemudian diamankan anggota Polisi setempat ke Puskesmas Gandasuli.
Korban Jembatan Ambruk Nurdin (Foto: Ifdal for Ketik.co.id)
Dari keterangan petugas kesehatan Puskesmas Gandasuli, Nurdin mengaku tidak tahu jembatan yang dilintasinya ambruk. Akibatnya, Nurdin terjatuh dan dirawat dalam keadaan terluka di bagian kepala dan mulut.
"Korban bilang dia tidak tahu ada jembatan patah di depannya. Jadi langsung lewat dan terjatuh," kata Ifdal Jumat 4 April 2025.
Ifdal berharap, keluarga dapat menjangkau korban di Puskesmas Gandasuli. Menurut Ifdal korban beralamat di Desa Tuwokona dan tinggal seorang diri.
"Mungkin yang kenal pak Nurdin tolong hubungi keluarganya. Dia bilang tinggal sendirian di rumah," ucap Ifdal menirukan Nurdin. (*)