Tangis Haru Sambut Kedatangan 167 Jemaah Haji Kota Probolinggo

Jurnalis: Tunjung Mulyono
Editor: M. Rifat

19 Juli 2023 01:32 19 Jul 2023 01:32

Thumbnail Tangis Haru Sambut Kedatangan 167 Jemaah Haji Kota Probolinggo Watermark Ketik
Ratusan jemaah haji kota Probolinggo disambut pihak keluarga usai turun dari bus, (18/7/2023). (Foto: Humas Kota Probolinggo)

KETIK, PROBOLINGGO – Para jemaah haji tiba di kota Probolinggo Selasa malam (18/7/2023). Mereka menggunakan 4 unit bus dan disambut tangis haru keluarga yang telah menanti mereka pulang dari tanah suci.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemerintah Kota Probolinggo Wawan Sugiantono mengungkapkan ratusan jemaah haji itu sebelumnya telah disambut langsung Wali kota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidin di Surabaya.

“Ya inilah merupakan suatu bentuk perhatian Pemkot Probolinggo untuk menyambut kedatangan jemaah haji yang sudah melaksanakan ibadah hajinya. Insyaallah menjadikan haji yang mabrur,” ungkapnya, Rabu (19/07/2023).

Wawan menilai momen kedatangan jemaah haji sangat pas, mengingat mereka datang di hari terakhir tahun 1444 H. Atau bertepatan dengan momen pergantian tahun baru Islam dari 1444 H menjadi tahun 1445 H.

"Ini merupakan salah satu momen yang bagus sekali. Semoga seluruh ibadah dari jemaah haji ini betul-betul diterima oleh Allah dan menjadikan mereka sebagai haji mabrur,” ujarnya.

Diterangkannya, animo pihak keluarga dari para jemaah haji sangat luar biasa dalam menanti kedatangan anggota keluarga mereka.

Hal itu terlihat dari kesetiaan para keluarga menunggu di sekitar halaman kantor Wali kota Probolinggo sejak pukul 16.00 sore hingga pukul 20.00 malam WIB.

"Tak heran jika pihak keluarga sangat menantikan kedatangan dari para jamaah haji itu. Terlebih setelah kurang lebih 40 hari mereka ditinggal untuk menunaikan rukun Islam kelima di tanah suci itu," terangnya.

Lisminingsih salah seorang keluarga dari jemaah haji mengatalan dirinya sangat antusias menanti kedatangan suaminya yang menunaikan ibadah haji. Istri dari wakil ketua Kasubag Tata Usaha Kemenag Kota Probolinggo itu menyebut jika keberangkatan suaminya yakni Achmad Zaini ke tanah suci selain untuk menunaikan ibadah haji, juga sebagai petugas kloter dari Kota Probolinggo.

"Sudah dua kalinya bapak (suami) berangkat haji, yang pertama berangkat haji dengan saya tahun 2015 dan sekarang berangkat lagi karena bapak petugas kloter,” katanya.

Sementara itu, pegawai perbendaharaan Kasda BPPKAD Kota Probolinggo Iryanto menjemput ibu dan kakaknya yang menunaikan ibadah haji. Adapun kakaknya menggantikan sang ayah yang wafat terlebih dahulu sebelum sempat menunaikan ibadah haji.

"Ibu kandung dan mbak yang berangkat haji. Awalnya yang mau berangkat ibu dan bapak, namun bapak baru saja meninggal jadi digantikan mbak,” terangnya.

Iryanto mengaku bahagia ibunya yang berusia 68 tahun telah pulang dengan selamat. Menurutnya sempat ada rasa khawatir akan keselamatan dan kesehatan dari ibunya yang sudah sepuh itu.

Namun seiring dengan keberangkatan yang didampingi kakaknya, dia bisa sedikit merasa tenang.

"Dulu cita-citanya pingin berangkat dengan bapak ke tanah suci, ternyata bapak dipanggil duluan. Alhamdulillah ibu diberi sehat dan kekuatan di sana dalam melaksanakan ibadah haji. Padahal kondisi ibu sudah dinyatakan dokter sakit, jantungnya bengkak dan paru-parunya juga bermasalah,” tandasnya.(*)

Tombol Google News

Tags:

haji Kota Probolinggo Kedatangan