TMMD ke-119 Kodim Pasuruan Rehab Puluhan Rumah Tak Layak Huni

Jurnalis: Husni Habib
Editor: Naufal Ardiansyah

26 Februari 2024 09:13 26 Feb 2024 09:13

Thumbnail TMMD ke-119 Kodim Pasuruan Rehab Puluhan Rumah Tak Layak Huni Watermark Ketik
Bergotong-royong dengan warga, TNI bangun rumah warga tak lauak huni. (Foto: Kodim 0819)

KETIK, PASURUAN – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) kembali hadir untuk memberikan dampak positif bagi masyarakat desa.

Pada penyelenggaraan TMMD ke-119 Kodim 0819/Pasuruan kali ini, salah satu sasaran pembangunan fisik yang dihadirkan adalah rehab Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu).

Komandan Satuan Penugasan (Dansatgas) TMMD Ke-119 Kodim 0819/Pasuruan, melalui Komandan Satuan Setingkat Kompi (Dan SSK), Letda Arm Marico Dita Widodo mengatakan kali ini terdapat 20 unit rumah yang akan direhab tepatnya di Desa Kalipang Kec. Grati Kab. Pasuruan.

"Memasuki hari ke 6 pelaksanaan kegiatan TMMD ke-119 Kodim 0819/ Pasuruan, progres pengerjaan sasaran fisik Rutilahu, sudah memasuki tahap pemasangan dinding beton dan kusen rumah. Diharapkan pengerjaan rumah akan selesai sesuai waktu yang telah ditentukan,” jelas Letda Arm Marico, Senin (26/2/2024).

Ia menambahkan melalui kegiatan TMMD yang bekerjasama dengan Pemkab Pasuruan ini, TNI ingin memberikan pengabdian nyata kepada masyarakat pedesaan.

Salah satunya dengan memperbaiki rumah warga yang tak layak huni, dimana dalam proses pembangunannya TNI bergotong-royong bersama warga dan pemerintah sehingga mampu terjalin hubungan yang harmonis antar elemen.

“Dimana proses rehab Rutilahu, dilakukan secara bergotong-royong oleh TNI yang tergabung dalam Satgas TMMD melibatkan masyarakat setempat. Maka kemanunggalan antara TNI dengan rakyat, akan terus terjalin dengan baik,” tambahnya.

Sementara itu, salah seorang warga, Sahid (53 Th) menuturkan pihaknya merasa sangat bersyukur dan mengucapkan terima kasih. Karena telah menerima program bedah rumah yang diselenggarakan Kodim 0819/Pasuruan melalui kegiatan TMMD Ke-119.

Pria yang sehari-hari bekerja sebagai petani tersebut, selama ini memang tinggal dirumah yang bisa dibilang kurang layak.

Hal ini dapat dilihat dari kondisi atap yang lapuk termakan usia sehingga rentan bocor saat hujan deras mengguyur.

"Selama ini rumah yang ditempati sangat jauh dari layak. Alhamdulillah, melalui tangan prajurit TNI rumah saya dibongkar dan dibangun kembali, Allah SWT telah menjawab do’a kami selama ini,” pungkasnya.(*)

Tombol Google News

Tags:

tmmd Rutilahu Pengabdian Masyarakat Kodim 0819 Gotong royong Pemkab Pasuruan