KETIK, PEMALANG – Korban tragedi pohon tumbang di Alun-Alun Pemalang saat pelaksanaan Salat Idulfitri bertambah satu orang. Akibat insiden ini, total tiga orang meninggal dunia.
Korban meninggal dunia adalah R (42) dan AR (39), keduanya warga Kelurahan Pelutan, Kabupaten Pemalang. Korban ketiga, R (70), meninggal dunia pada Senin sore, 31 Maret 2025 setelah sempat mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit.
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Seksi Humas Polres Pemalang, Ipda Widodo Apriyanto, mengonfirmasi adanya tambahan korban meninggal dunia akibat kejadian tersebut.
"Benar, (korban) meninggal Senin sekitar pukul 14.30 WIB," ujar Widodo mengutip Suara.com.
Kronologi Kejadian
Peristiwa tragis ini terjadi sekitar pukul 06.30 WIB, saat ribuan jemaah berkumpul di Alun-alun Pemalang dan Masjid Agung Nurul Kalam untuk melaksanakan Salat Id. Cuaca dilaporkan cerah dengan angin bertiup cukup kencang. Tanpa diduga, pohon beringin tua yang berada di sisi alun-alun roboh, menimpa sejumlah jemaah yang berada di bawahnya.
Suasana yang awalnya khusyuk berubah menjadi kepanikan. Jemaah lainnya berusaha menyelamatkan korban yang tertimpa pohon. Belasan korban luka segera dievakuasi ke Rumah Sakit Harapan Sehat di Kelurahan Pelutan dan Rumah Sakit Prima Medika di Kelurahan Mulyoharjo.
Kapolres Pemalang AKBP Eko Sunaryo menyatakan bahwa tidak ada faktor cuaca ekstrem yang menyebabkan pohon tersebut tumbang. Dugaan sementara menyebutkan bahwa usia pohon yang sudah tua menjadi penyebab utama insiden ini. (*)