KETIK, MALANG – Marak diperbincangkan terkait tren resign atau mengundurkan diri dari pekerjaan pasca lebaran. Berhenti kerja pada momen setelah lebaran menjadi hal yang menguntungkan sebab saat itulah Tunjangan Hari Raya (THR) sudah dibagikan.
Fenomena tersebut mungkin bagi banyak orang menjadi hal yang menarik untuk dicoba. Terlebih jika mempertimbangkan masa depan karier, beban kerja, hingga gaji yang jauh dari kata layak.
Alasan lain seseorang memilih resign setelah lebaran ialah budaya mudik yang membuat mereka rindu dan ingin kembali ke kampung halaman. Rasa penat yang timbul akibat bekerja, bisa jadi semakin berkurang jika lebih dekat dengan keluarga. Terlebih biaya hidup di kampung seringkali lebih murah dibandingkan dengan tempat rantauan.
Untuk dapat memuluskan rencana resign setelah lebaran, terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan. Pertama ialah perbarui portofolio dan juga curiculum vitae kalian. Paparkan segala pengalaman dan projek-projek yang sudah berhasil kalian selesaikan di kantor lama.
Kedua, pastikan bahwa kondisi finansialmu aman selama beberapa waktu ke depan. Jangan langsung habiskan uang THR kalian untuk bersenang-senang. Ingatlah bahwa setelah momen lebaran, kalian bukan lagi karyawan di perusahaan lama, dan kehidupan akan terus berlanjut.
Hal tersebut juga berlaku bagi kalian yang telah mendapatkan tempat kerja baru. Mulailah berhemat dan simpan uang sisa untuk keperluan darurat.
Ada baiknya jika resign dilakukan setelah mendapatkan pekerjaan baru yang lebih baik dan menjanjikan. Jika belum, rajin-rajinlah untuk mengamati tren lowongan kerja di berbagai platform, mulai dari LinkedIn, Jobstreet, Glints, dan platform lainnya.
Sembari menunggu panggilan kerja, rajinlah ikut pelatihan yang dapat meningkatkan skill kalian. Hal tersebut akan menjadi nilai tambah dan membuka peluang yang semakin luas. (*)