262 Calon Petugas Haji Jatim lolos Verifikasi, Ini Pesan Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri Kemenag

Jurnalis: Moch Khaesar
Editor: M. Rifat

25 Januari 2025 07:34 25 Jan 2025 07:34

Thumbnail 262 Calon Petugas Haji Jatim lolos Verifikasi, Ini Pesan Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri Kemenag Watermark Ketik
Ratusan calon petugas haji sedang mendapatkan pengarahan di Kemenag Jatim, Jumat, 24 Januari 2025. (Foto: Khaesar/Ketik.co.id)

KETIK, SURABAYA – Sebanyak 262 calon petugas haji daerah tahun 1446 H/2025 M di Jatim berhasil lolos verifikasi administrasi. Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri Kementerian Agama, Muchlis Muhammad Hanafi menekankan melayani jemaah harus menjadi motivasi utama bagi para calon petugas.

"Saya tekankan dari sekarang, yang dipasang niatnya itu bukan hanya untuk berhaji. Niatkan terlebih dahulu untuk melayani jemaah. Insya Allah niat berikutnya akan kesampaian," ungkap Hanafi, Jumat, 24 Januari 2025.

Hanafi mengingatkan para calon petugas akan menghadapi tantangan besar, terutama dalam konteks haji ramah lansia dan difabel.

"Melayani jemaah, terutama yang lansia dan difabel, memerlukan jiwa melayani yang tulus dan kompetensi tinggi. Medannya cukup berat, karena meskipun biaya haji sudah ditetapkan dan harganya turun, standar pelayanan harus tetap meningkat," paparnya.

Hanafi juga menyoroti upaya pemerintah dalam menjaga kualitas pelayanan meskipun menghadapi keterbatasan.

"Hotel yang dipilih, misalnya, harus sesuai dengan anggaran yang ada. Jaraknya tidak lebih dari 4,5 kilometer dari Masjidil Haram. Namun, untuk jemaah lansia dan difabel, jarak tersebut tetap menjadi tantangan besar. Di sinilah pentingnya kesigapan petugas dalam mendampingi mereka," tambahnya.

Kakanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur, Akhmad Sruji Bahtiar dalam sambutannya menegaskan bahwa pendaftaran petugas haji dilakukan tanpa pungutan biaya dan penyelenggaraannya bebas dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme.

"Pendaftaran petugas haji tidak berbayar, dan penyelenggaraannya bebas dari korupsi, kolusi, dan nepotisme," jelasnya.

Ia juga menyampaikan harapan agar seleksi ini mampu menghasilkan petugas yang kompeten dalam melayani jemaah haji.

"Tujuan seleksi ini adalah untuk mendapatkan petugas haji daerah yang mampu memberikan pembinaan, pelayanan, dan perlindungan kepada jemaah haji dengan sebaik-baiknya karena mereka bukan hanya pendamping, tetapi juga mitra strategis dalam memastikan kenyamanan dan kelancaran jemaah selama beribadah di Tanah Suci,” katanya.

Saat ini para peserta mengikuti tahapan Computer Assisted Test (CAT) dilanjutkan wawancara. Kuota PHD sebanyak 237 orang yang akan ditempatkan dalam layanan umum, bimbingan ibadah, dan layanan Kesehatan. (*)

Tombol Google News

Tags:

Haji 2025 petugas haji Kemenag Jatim jatim Jawa timur