KETIK, MALANG – Sebanyak 48 atlet asal Kota Malang siap mewakili Provinsi Jawa Timur (Jatim) untuk berlaga di Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI 2024 di Aceh-Sumatera Utara (Sumut). Atlet-atlet tersebut akan bertanding di 20 cabang olahraga (cabor).
Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Malang, Djoni Sudjatmoko menjelaskan, terdapat 19 pelatih yang mendampingi para atlet. KONI Kota Malang juga telah lama menyiapkan para atlet untuk menorehkan prestasi.
"Sudah tugas KONI Kota Malang menyiapkan atlet-atlet berprestasi untuk kita kirin di tingkat nasional maupun internasional. PON tahun ini ada 48 atlet Kota Malang mewakili Provinsi Jatim,di PON berikutnya harus dua kali lipat," ujar Djoni saat pelepasan para atlet di Balai Kota Malang, Senin, 2 September 2024.
Dari 20 cabor yang ada, cabor tinju dan renang yang diunggulkan untuk memperoleh medali emas. Pada PON 2024, ia berharap target 15 emas dapat diraih oleh atlet dari Kota Malang.
"Target medali yang kita andalkan ada di tinju dan di renang. Padahal tinju kemarin tidak dipertandingkan, tapi mudah-mudahan dari 48 atlet minimal bisa mendapat 15 emas," lanjutnya.
Sementara itu Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Malang, Erik Setyo Santoso menjelaskan para atlet yang membawa nama Provinsi Jatim dan Kota Malang tersebut telah melalui persiapan yang matang. Mereka juga akan diandalkan untuk mewakili Kota Malang dalam Porprov 2025 nanti.
"Atlet-atlet asal Kota Malang ini menjadi duta olahraba bagi Kota Malang. Dengan persiapan matang, duta-duta olahraga ini bisa menghasilkan prestasi maksimal dan menjadi andalan di Porprov 2025," ucapnya.
Erik menjelaskan bahwa Pemkot Malang telah menyiapkan reward kepada atlet-atlet yang berprestasi. Reward tersebut nantinya akan disalurkan melalui KONI Kota Malang.
"Sudah ada satu hal yang kita siapkan termasuk reward. Dari provinsi pasti ada, kemudian dari Kota Malang juga penyiapannya kita alirkan lewat KONI," tuturnya.
Tak hanya itu ia berharap semangat olahraga tidak hanya dilakukan untuk menorehkan prestasi. Namun juga menjadi gaya hidup warga Kota Malang di berbagai profesi sehingga berdampak pada alokasi anggaran kesehatan yang dapat dioptimalkan di sektor lain.
"Tentu semangat berolahraga ini kita berharap tidak hanya untuk prestasi tapi jadi gaya hidup seluruh warga Kota Malang di seluruh profesi. Dengan olahraga, fisik bagus, ide-ide juga mengalir, dalam menyikapi beragam hal, bersosialisasi kita bisa memberikan vibes lebih positif," tutupnya.(*)
48 Atlet Asal Kota Malang Siap Wakili Jatim Berlaga di PON XXI 2024
2 September 2024 04:57 2 Sep 2024 04:57



Tags:
Atlet Kota Malang PON XXI 2024 PON XXI PON 2024 Kota Malang KONI Kota MalangBaca Juga:
Mega Skandal Pertamina: Modus Oplosan BBM Bongkar Kerugian Rp193,7 Triliun!Baca Juga:
Terungkap, Kejagung Geledah Kantor Ditjen Migas Terkait Dugaan Korupsi Tata Kelola Minyak MentahBaca Juga:
Kantor Ditjen Migas Digeledah Kejagung, Ada Apa?Baca Juga:
Bersikap Sopan, Tiga Terdakwa Kasus Pupuk Ilegal di PN Tuban Divonis RinganBaca Juga:
KPU Jatim Catat Ada 3 Daerah Ajukan Sengketa Pilkada 2024 ke MKBerita Lainnya oleh Lutfia Indah

4 April 2025 16:00
Banyak Kekacauan Terjadi, Berikut Doa Mohon Perlindungan dari Pemimpin Zalim

4 April 2025 13:23
Rendra Masdrajat Sebut Bisnis Kos-kosan di Kota Malang Masih Menjanjikan

4 April 2025 12:29
4691 Orang Berangkat dari Terminal Arjosari dalam Momen Arus Balik Lebaran

4 April 2025 09:55
Ribuan Wisatawan Padati TNBTS selama Masa Libur Lebaran

3 April 2025 20:00
Serunya Membaca Tulisan Neneng Rosdiyana, Perempuan Tani Pengambil Alih 'Marxisme Indonesia'

3 April 2025 19:00
Anti Boros! Berikut Tips Mengelola THR dengan Bijak

Trend Terkini

28 Maret 2025 23:41
Perjuangan Siti Lutfiyatul Kharisma, Mahasiswi UINSA Finalis Aksi Indonesia Asal Pelosok Desa Senori Tuban

31 Maret 2025 04:29
Lebaran Idul Fitri, Satu Dusun di Probolinggo Terisolir

30 Maret 2025 13:35
Sambat Bunda vs Wadul Guse: Efisiensi atau Pemborosan Anggaran? Studi Kasus Jember-Lumajang

31 Maret 2025 15:40
Usai Sholat Idulfitri, Bupati Situbondo Makan Bersama Ala Santri

30 Maret 2025 13:40
Curah Hujan Tinggi, Petani Bawang Merah di Kabupaten Probolinggo Merugi Ratusan Juta
Trend Terkini

28 Maret 2025 23:41
Perjuangan Siti Lutfiyatul Kharisma, Mahasiswi UINSA Finalis Aksi Indonesia Asal Pelosok Desa Senori Tuban

31 Maret 2025 04:29
Lebaran Idul Fitri, Satu Dusun di Probolinggo Terisolir

30 Maret 2025 13:35
Sambat Bunda vs Wadul Guse: Efisiensi atau Pemborosan Anggaran? Studi Kasus Jember-Lumajang

31 Maret 2025 15:40
Usai Sholat Idulfitri, Bupati Situbondo Makan Bersama Ala Santri

30 Maret 2025 13:40
Curah Hujan Tinggi, Petani Bawang Merah di Kabupaten Probolinggo Merugi Ratusan Juta
