Awas! Gunung Merapi 2 Kali Luncurkan Awan Panas 

Editor: Shinta Miranda

11 November 2022 14:35 11 Nov 2022 14:35

Thumbnail Awas! Gunung Merapi 2 Kali Luncurkan Awan Panas  Watermark Ketik
Gunung Merapi. (Foto: BNPB) 

KETIK, YOGYAKARTA – Gunung Merapi dua kali mengeluarkan awan panas pagi dan siang ini. Jarak luncur masing-masing guguran awan panas satu kilometer ke arah Kali Boyong (barat daya). 

Peristiwa pertama Gunung Merapi mengeluarkan awan panas terjadi pukul 09.05 WIB. 

"Awan panas guguran #Merapi tanggal 11 November 2022 pukul 09.05 WIB," tulis Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) di akun Instagram resminya, @BPPTKG, Jumat (11/11/2022). 

Awan panas guguran tercatat di seismogram dengan amplitudo 18 mm. Durasi awan panas guguran 135 detik. "Jarak luncur 1.000 meter ke arah Kali Boyong (barat daya)," ungkap BPPTKG lagi.

Gunung Merapi teramati kembali mengeluarkan awan panas guguran pada pukul 12.08 WIB. Awan panas guguran tercatat di seismogram dengan amplitudo 23 mm. Durasi Awan panas guguran 104 detik. "Jarak luncur 1.000 meter ke arah Kali Boyong (barat daya)," tulis BPPTKG. 

Sampai dengan saat ini Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) masih menetapkan status aktivitas Gunung Merapi pada Siaga (level III). 

Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. 

Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak. 

Masyarakat dihimbau agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya. Selain itu publik agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi, serta mewaspadai bahaya lahar terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi. (*)

Tags:

Gunung Merapi awan panas