Dispendik Surabaya Sediakan Ruang Curhat bagi Anak SD dan SMP 

Jurnalis: Shinta Miranda
Editor: Rudi

26 Mei 2023 07:50 26 Mei 2023 07:50

Thumbnail Dispendik Surabaya Sediakan Ruang Curhat bagi Anak SD dan SMP  Watermark Ketik
Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Surabaya Yusuf Masruh. (Foto: Humas Pemkot Surabaya) 

KETIK, SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya  menyiapkan Klinik Sahabat di seluruh SD dan SMP negeri maupun swasta se-Surabaya. Klinik Sahabat merupakan ruang untuk bercerita atau curhat antara anak-anak, serta tenaga pendidik. 

Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Surabaya, Yusuf Masruh menyampaikan,  Klinik Sahabat akan dibuka mulai tahun ajaran baru 2023/2024. Saat ini, Dispendik Surabaya telah bertemu dengan perwakilan Organisasi Pelajar Surabaya (Orpres), Forum Anak Surabaya (FAS), Duta Trantibum, serta Pangeran dan Putri Lingkungan untuk merumuskan keinginan dan kebutuhan anak-anak di Kota Pahlawan. 

Dispendik telah menggelar pertemuan dengan Orpres, FAS, Duta Trantibum, serta Pangeran dan Putri Lingkungan. Nantinya tidak hanya difasilitasi oleh Dispendik, melainkan juga ada Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3A-PPKB).

"Jadi sekolah memiliki motivator untuk anak, membuat mereka merasa aman dan nyaman bercerita kepada sesama teman sebayanya maupun guru yang ada di sekolah,” kata Yusuf, Kamis (25/5/2023). 

Yusuf menjelaskan, Klinik Sahabat merupakan salah satu ruang terbuka untuk anak-anak dalam mencurahkan keinginannya, serta keluh kesahnya. 

“Di sana ada teman-teman Duta Trantibum, FAS, OSIS, Orpres, PMR (Palang Merah Remaja), serta Pangeran dan Putri Lingkungan yang siap memfasilitasi curhatan anak-anak. Tentunya yang menjadi penanggung jawab adalah Guru BK (Bimbingan Konseling) yang ada di sekolah,” jelasnya. 

Tak hanya itu, Yusuf mengaku bahwa Pemkot Surabaya sedang memberikan perhatian serius terhadap kesehatan mental anak-anak di Kota Pahlawan. Ia mencontohkan, langkah tersebut dimulai dari etika penggunaan media sosial. Termasuk pemberian pembekalan materi dalam bidang hukum dengan menggandeng Polrestabes Surabaya. 

“Kita bertemu anak-anak dan memberikan pendampingan psikologi. Ada relawan yang mau ikut, seperti dari  RS Menur ikut mendampingi. Karena itu, saya berharap muncul pembiasaan (perilaku) positif dan bijak dalam menggunakan media sosial,” ungkapnya. 

Karena itu, Dispendik Surabaya terus melakukan sosialisasi kepada seluruh SD dan SMP baik Negeri maupun swasta di Kota Surabaya dalam penyiapan Klinik Sahabat.

“Ini kami sedang persiapan, saya juga terus koordinasi karena model dan bentuknya menyesuaikan setiap sekolah,” pungkasnya. (*)

Tombol Google News

Tags:

pemkot Dispendik Surabaya Ruang Curhat Klinik Sahabat