Mahasiswa Unair Berhasil Ciptakan Sopimeal Gummy sebagai Cemilan Sehat Pencegah Stunting

Jurnalis: Husni Habib
Editor: Mustopa

5 Juni 2024 10:03 5 Jun 2024 10:03

Thumbnail Mahasiswa Unair Berhasil Ciptakan Sopimeal Gummy sebagai Cemilan Sehat Pencegah Stunting Watermark Ketik
Cemilan Sopimeal Gummy dengan tekstur lembut yang sangat disukai anak anak. (Foto: Unair)

KETIK, SURABAYA – Mahasiswa Universitas Airlangga (Unair) menciptakan inovasi Sopimeal Gummy. Sopimeal Gummy merupakan permen gummy sehat.

Olahan pangan yang lembut dan keras menjadi salah satu makanan yang disukai anak kecil. Inovasi berbasis cemilan tersebut akan mencegah stunting balita dengan peningkatan angka kecukupan gizi.

Penemuan ini merupakan hasil penelitian yang dilakukan oleh tim mahasiswa Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu Kesehatan, Kedokteran, dan Ilmu Alam (FIKKIA) Universitas Airlangga (Unair) Banyuwangi.

Mereka adalah Dian Wahyu Wardani (angkatan 2022), Syahrul Novenda Ramadhanny (angkatan 2021), Dwi Nanda Rachman (angkatan 2021), Anzilika Avia Syafitri (angkatan 2022), dan Siti Nur Anisatul Khariroh (angkatan 2022).

Perwakilan tim, Syahrul Novenda Ramadhanny mengatakan bahwa awalnya Sopimeal Gummy ini merupakan tugas mereka dalam bidang Kewirausahann (PKM-K) tahun 2024.

Cemilan ini memiliki tekstur yang disukai anak kecil, sehingga dapat dijadikan tambahan makanan untuk memenuhi nutrisi balita.

"Gummy ini banyak disukai anak balita karena mudah untuk dikonsumsi bagi anak-anak,” katanya.

Sopimeal Gummy ini berbahan utama bayam, kedelai dan oatmeal. Bayam memiliki kandungan gizi yang baik untuk pencegahan stunting seperti energi, protein, lemak dan karbohidrat.

Serta dapat meningkatkan ketahanan pangan keluarga dengan memanfaatkan bahan pangan lokal. Bayam hijau memiliki kandungan zat besi yang tinggi. 

"Kebutuhan zat besi pada balita digunakan untuk memproses oksigen dalam darah dan membentuk sel darah merah di sumsum tulang,” tambahnya.

Sementara itu, kedelai merupakan salah satu sumber protein nabati. Kadar protein yang tinggi dalam kedelai dapat menjadi upaya untuk mengatasi stunting pada anak serta memperbaiki dan menggantikan sel yang rusak jika diperlukan. 

Sedangkan oatmeal memiliki kandungan protein, karbohidrat, serat, mineral, serta lemak sehat yang dapat membantu tumbuh kembang balita. Kandungan serat yang terdapat pada oatmeal juga dapat memperlancar sistem pencernaan balita. 

“Dengan kandungan zat gizi yang banyak pada oatmeal, maka oatmeal juga dapat dipercaya untuk dapat mencegah stunting,” paparnya.

Dengan inovasi yang mereka buat, diharapkan dapat membantu pemerintah untuk memenuhi kebutuhan gizi para balita agar terhindar dari stunting.

Sehingga generasi penerus bangsa Indonesia bisa tumbuh dan berkembang dengan baik, agar mampu bersaing di kancah Internasional.(*)

Tags:

Pendidikan Unair kesehatan Stunting Sopimeal Gummy Cemilan Sehat