OJK Gelar Edukasi Keuangan Bagi Masyarakat Peduli Sampah

Jurnalis: Iwa AS
Editor: Akhmad Sugriwa

14 Juni 2024 11:21 14 Jun 2024 11:21

Thumbnail OJK Gelar Edukasi Keuangan Bagi Masyarakat Peduli Sampah Watermark Ketik
Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Pelindungan Konsumen OJK Friderica Widyasari Dewi, saat edukasi keuangan di Kantor Kel Sumur Batu, Kec Bantargebang, Kota Bekasi, Jumat (14/6/24).(Foto:OJK)

KETIK, BEKASI – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus mendorong tingkat literasi dan inklusi keuangan masyarakat di berbagai daerah. Kali ini kegiatan edukasi keuangan menyasar para pengelola sampah dan masyarakat peduli sampah di Kantor Kelurahan Sumur Batu, Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi, Jumat (14/6/2024).

Kegiatan bertema Bijak Kelola Pundi Sampah ini terselenggara secara hybrid yang dihadiri masyarakat secara tatap muka dan online. Edukasi digelar bersamaan dengan pengukuhan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kota Bekasi. Sekaligus merupakan implementasi program kerja TPAKD Pemerintah Daerah Kota Bekasi, demi peningkatan kesejahteraan masyarakat khususnya bagi pengelola sampah dan masyarakat peduli sampah.

Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Pelindungan Konsumen OJK, Friderica Widyasari Dewi menyatakan, OJK berkomitmen mendorong edukasi dan inklusi keuangan di masyarakat, termasuk mendukung pengelolaan sampah dari hulu sampai dengan hilir 

"Sehingga sampah menjadi bernilai ekonomi dan mensejahterakan masyarakat. Kami mendorong pelaku usaha jasa keuangan untuk mendukung pemberian akses pendanaan serta pembiayaan pengelola sampah,” kata Friderica.

Menurutnya, permasalahan sampah bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan seluruh masyarakat dan pengelolaan sampah yang baik memiliki potensi ekonomi sirkuler yang tinggi.

Pada kesempatan itu Frederica juga melakukan kunjungan ke  Bank Sampah Jasmine Indah di Cluster Jasmine Blok J5 RT002 RW 008 Kelurahan Sumurbatu, Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi. Selain itu juga meresmikan Agen Laku Pandai (Layanan Keuangan Tanpa Kantor dalam Rangka Keuangan Inklusif) di Bank Sampah tersebut. 

Agen Laku Pandai merupakan inovasi yang bertujuan untuk memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan digital melalui kerjasama dengan bank sampah. Melalui peluncuran Agen Laku Pandai untuk bank sampah ini, diharapkan akan semakin banyak masyarakat yang tertarik untuk terlibat dalam program pengelolaan sampah secara terpadu melalui bank sampah, serta dapat memanfaatkan layanan keuangan secara lebih inklusif dan berkelanjutan.(*)

Tombol Google News

Tags:

OJK<OJK Jabar OJK ojk jabar leterasi keuangan Inklusi keuangan