Suara Dubes RI untuk India sampai Serak Dukung Jojo dkk

Jurnalis: Ias Abdullah
Editor: M. Rifat

22 Januari 2023 05:50 22 Jan 2023 05:50

Thumbnail Suara Dubes RI untuk India sampai Serak Dukung Jojo dkk Watermark Ketik
Duta Besar Luar Biasa RI untuk India, Ina Hagniningtyas Krisnamurthi (dua dari kiri) bersama ganda putra ranking 1 dunia Indonesia Fajar/Rian dan Jonathan Christie. (Foto: Humas PP PBSI)

KETIK, JAKARTA Tiga wakil dari timnas bulu tangkis Indonesia yang tersisa kompak gagal memenangi pertandingan semifinal pada ajang India Terbuka 2023 di New Delhi.

Anthony Sinisuka Ginting, Jonatan Christie, dan ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto sama-sama gagal maju ke partai puncak ajang BWF World Tour Super 750 tersebut.

Di tengah kekecewaan, Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh RI untuk India, Ina Hagniningtyas Krisnamurthi terus berusaha memberikan tambahan semangat kepada Jojo dkk. Dia datang langsung ke stadion. Usai laga, duta besar perempuan pertama di India ini langsung menyempatkan menemui para pemain.

Ina Krisnamuthi menyebut para pebulutangkis telah berjuang hebat di tengah lapangan. "Saya tetap bangga dengan penampilan pemain. Saya lihat perjuangannya sudah maksimal. Saya akan terus dukung bulutangkis Indonesia, termasuk suara saya sampai serak," ujar Ina Krisnamurthi.

Pada pertandingan semifinal turnamen berhadiah total 900 ribu dolar AS yang digelar di KD Jadhav Indoor Hall Sabtu (21/1) itu, Ginting gagal maju ke partai puncak setelah kalah 25-27, 21-15 dari Kunlavut Vitidsarn asal Thailand.

Jojo, sapaan karib Jonatan setali tiga uang. Dia dihentikan pemain nomor satu dunia asal Denmark, Viktor Axelsen dengan 6-21, 12-21. Sedangkan Fajar/Rian takluk di tangan juara dunia 2022, Aaron Chia/Soh Wooi Yik (Malaysia), 21-11, 15-21, 16-21.

"Kami mohon maaf karena belum berhasil maju ke final. Kami tentu juga kecewa dengan hasil ini," ujar Fajar dalam rilis resmi PP PBSI.

Foto Duta Besar Luar Biasa RI untuk India, Ina Hagniningtyas Krisnamurthi bersama rombongan Timnas bulu tangkis Indonesia. (Foto: Humas PP PBSI)Duta Besar Luar Biasa RI untuk India, Ina Hagniningtyas Krisnamurthi bersama rombongan Timnas bulu tangkis Indonesia. (Foto: Humas PP PBSI)

Manajer timnas Aryono Miranat mengakui hasil dari kejuaraan India Open ini tidak berhasil. Dari target bisa merebut dua juara, hasilnya hanya menempatkan tiga wakil sampai ke semifinal.

"Targetnya memang diharapkan bisa merebut dua gelar dari tunggal dan ganda putra. Sayangnya, kita tidak berhasil," ujar Aryono.

Ditambahkan Aryono, kegagalan ini karena tingkat persaingan bulutangkis dunia saat ini begitu ketat. Kekuatannya sangat merata.

"Performa pemain, terutama tiga wakil yang ke semifinal, itu sudah tampil maksimal. Mereka sudah berjuang keras, tetapi lawan memang lebih baik. Para pemain kita sudah menampilkan performa maksimal. Apalagi, saat ini persaingan dunia sangat ketat," ujar Aryono.

Khusus Fajar/Rian, Aryono menilai penampilan anak didiknya itu sedikit menurun dibandingkan saat tampil di Malaysia Terbuka lalu. "Fajar/Rian performanya sedikit menurun di semifinal. Di gim pertama sudah bermain bagus. Namun setelah lawan mengubah pola permainan, mereka  kurang siap," tutur Aryono yang juga pelatih ganda putra.

Dikatakan Irwansyah, kepala pelatih tunggal putra, performa Ginting dan Jojo juga sudah tampil maksimal. Selama bertanding melawan Kunlavut Vitidsarn dan Viktor Axelsen, anak didiknya sudah mengeluarkan kemampuan terbaik. Lawan yang dihadapi adalah salah satu pemain terbaik.

"Ginting dan Jojo sudah all out di semifinal. Keduanya sudah tampil terbaik. Tetapi lawan memang tampil lebih bagus," terang Irwansyah.(*)

Tombol Google News

Tags:

Dubes RI India Open Jojo fajar/rian