KETIK, SURABAYA – Banyak cara dilakukan untuk meningkatkan jumlah wisatawan untuk berkunjung di Jawa Timur terlebih di musim libur. Anggota DPD RI terpilih Lia Istifhama menilai perlu ada yang cantik dalam menarik pengunjung untuk berwisata di Jawa Timur.
"Cantik akronim dari cerdas, inovatif, dan kreatif. Disini Cerdas adalah kecerdasan pengelola wisata menangkap preferensi konsumen untuk berkunjung, sehingga tidak hanya berkaitan dengam pendapatan daerah atau nasional yang bisa menarik wisatawan lokal maupun manca negara," ucap Lia, Selasa (14/5/2024).
Lia menjelaskan cerdas menangkap peluang adalah berkaitan dengan kreatifivitas dan inovasi yang dilakukan pengelola. “Bentuk cerdas menangkap realitas tentu berkaitan dengan bagaimana kita bisa kreatif dan inovatif," ucapnya.
Selain itu, Kreatif menunjukkan identitas kuliner lokal yang menarik dan layak menjadi spot foto misalnya. "Sedangkan inovasi dalam menunjukkan sebuah event atau suguhan acara yang menunjukkan kearifan lokal dan diterima semua kalangan," ucap Lia.
Lia menambahkan adanya faktor alam tidak harus menjadi batasan peluang industri wisata. “Semua wilayah memiliki keunggulan geografis dan demografis jadi jangan berkecil hati atau membatasi pada faktor alam saja. Melainkan utamakan identitas yang menarik dalam masyarakat," ucap Lia.
"Misalnya kampung cinta di sebuah kota metropolis yang jauh dari gunung ataupun pantai, dimana sebuah destinasi wisata isinya bertaburan hiasan instagramable yang berisi quotes romantic atau rayuan yang kocak dan unik. Ini kan juga bisa menarik pengunjung di kalangan remaja atau gen-z,” imbuh keponakan Khofifah Indar Parawansa ini. (*)
Tarik Wisatawan Berkunjung ke Jatim, Senator Ning Lia: Perlu Ada yang Cantik
15 Mei 2024 02:05 15 Mei 2024 02:05



Tags:
wisatawan Pariwisata di Jatim DPD RI Lia Istifhama Jawa timurBaca Juga:
Ketua RMINU Kabupaten Bandung, H Budi Faisal Farid, S.Sos: Santri Migranpreneur, Ikhtiar Transformasi Pondok Pesantren Go InternasionalBaca Juga:
Ponpes Al-Huda Bojongkoneng, 85 Tahun Berdiri Sempat Fatrah dan Bangkit LagiBaca Juga:
Hadiri Santunan Anak Yatim, Kepala BPN Tuban Ajak Sukseskan Progam Sertifikasi Tanah WakafBaca Juga:
Ponpes Al-Ittifaq Ciburial: 91 Tahun Berdiri, Dari Pondok Kolot Hingga Jadi Pesantren Agribisnis ModernBaca Juga:
Kiai Zuhri Zaini: Nuzulul Qur’an sebagai Momentum Syukur dan IstikamahBerita Lainnya oleh Moch Khaesar

4 April 2025 15:30
Longsor Cangar Tewaskan 10 Orang, Ini Tanggapan Gubernur Khofifah

4 April 2025 13:48
Pencarian Selama 2 Hari, Tim SAR Temukan 10 Korban Longsor Cangar

4 April 2025 13:20
Peduli Kelestarian Penyu, Khofifah Ajak Cucu Lepas Puluhan Penyu

4 April 2025 13:13
Longsor Cangar, Jenazah Sopir Mini Bus Ditemukan

4 April 2025 11:00
9 Langkah Turunkan Gula Darah Tanpa Obat

3 April 2025 13:00
Cara Merawat Earphone Bluetooth Agar Awet, Simak!

Trend Terkini

28 Maret 2025 23:41
Perjuangan Siti Lutfiyatul Kharisma, Mahasiswi UINSA Finalis Aksi Indonesia Asal Pelosok Desa Senori Tuban

31 Maret 2025 04:29
Lebaran Idul Fitri, Satu Dusun di Probolinggo Terisolir

30 Maret 2025 13:35
Sambat Bunda vs Wadul Guse: Efisiensi atau Pemborosan Anggaran? Studi Kasus Jember-Lumajang

31 Maret 2025 15:40
Usai Sholat Idulfitri, Bupati Situbondo Makan Bersama Ala Santri

30 Maret 2025 13:40
Curah Hujan Tinggi, Petani Bawang Merah di Kabupaten Probolinggo Merugi Ratusan Juta
Trend Terkini

28 Maret 2025 23:41
Perjuangan Siti Lutfiyatul Kharisma, Mahasiswi UINSA Finalis Aksi Indonesia Asal Pelosok Desa Senori Tuban

31 Maret 2025 04:29
Lebaran Idul Fitri, Satu Dusun di Probolinggo Terisolir

30 Maret 2025 13:35
Sambat Bunda vs Wadul Guse: Efisiensi atau Pemborosan Anggaran? Studi Kasus Jember-Lumajang

31 Maret 2025 15:40
Usai Sholat Idulfitri, Bupati Situbondo Makan Bersama Ala Santri

30 Maret 2025 13:40
Curah Hujan Tinggi, Petani Bawang Merah di Kabupaten Probolinggo Merugi Ratusan Juta
