Wabup Sidoarjo H Subandi Peringatkan Pimpinan Daerah, Jangan Lakukan Intimidasi Politik !

Editor: Fathur Roziq

9 Februari 2024 04:56 9 Feb 2024 04:56

Thumbnail Wabup Sidoarjo H Subandi Peringatkan Pimpinan Daerah, Jangan Lakukan Intimidasi Politik ! Watermark Ketik
Ketua DPC PKB Sidoarjo H Subandi SH (kanan) mendampingi Cawapres No. 01 Abdul Muhaimin Iskandar (Cak Imin) di Desa Candi Pari, Kecamatan Porong, pada Jumat (9/2/2024). (Foto: Fathur Roziq/Ketik.co.id)

KETIK, SIDOARJO – ”Pimpinan daerah tidak boleh mengintimidasi. Kalau ingin situasi politik Sidoarjo tetap stabil, jangan melakukan intimidasi.”

Ketua DPC PKB Sidoarjo H Subandi SH menyatakan kalimat bernada peringatan itu dengan tegas. Dia mengungkap adanya intimidasi politik karena menerima pengaduan dari kepala-kepala desa di Sidoarjo. Mereka mengaku telah diintimidasi terkait pilihan politik.

H Subandi menegaskan, intimidasi itu saat ini telah masuk ke Kabupaten Sidoarjo. Dia tegas menentang. Pimpinan daerah tidak boleh melakukan intimidasi. Tidak boleh ada intimidasi seperti itu.

”Saya sebagai pimpinan daerah tidak pernah memberikan contoh yang tidak baik,” tandas H Subandi setelah mendampingi calon wakil Presiden No. 01 Dr Abdul Muhaimin Iskandar di Desa Candipari, Kecamatan Porong, Jumat pagi (9/2/2024).

Seperti apa contoh intimidasi itu? H Subandi menyebutkan pengumpulan kepala-kepala desa di Sidoarjo. Mereka mengaku diintimidasi.

Menurut H Subandi, saat ini, stabilitas Kabupaten Sidoarjo sudah bagus. Pimpinan daerah memberikan contoh yang bagus. ”Jangan melakukan intimidasi terhadap semua kepala desa. Tidak boleh seperti itu,” tandasnya.

Kalau ingin Sidoarjo tetap tenang, nyaman, lanjut H Subandi, dia mengajak semua pihak berjalan bersama. Tugas pimpinan daerah adalah menjaga stabilitas politik di Kabupaten Sidoarjo.

Kalau sampai terjadi intimadasi, itu berarti ada kemunduran demokrasi. Dia meminta pemilu yang jujur dan adil (jurdil) tetap dilakukan. Jangan ikut-ikutan kondisi politik yang ada di pusat.

”Kita sebagai pimpinan daerah menstabilkan pemerintahan yang ada di Sidoarjo,” tutur H Subandi yang juga Wakil Bupati Sidoarjo tersebut.

Seperti banyak diberitakan, suhu politik Kabupaten Sidoarjo menghangat pasca menyeberangnya Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali (Gus Muhdlor) ke Pasangan Capres-Cawapres No. 02. Pada Kamis (1/2/2024), Gus Muhdlor mendeklarasikan bahwa dirinya mendukung pasangan Prabowo-Gibran pada Pilpres 2024.

Padahal, Bupati Gus Muhdlor terpilih sebagai bupati dan wakil bupati bersama H Subandi pada Pilkada Sidoarjo 2020 lalu. Keduanya diusung oleh DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sidoarjo yang notabene merupakan pengusung Pasangan Capres Anies Baswedan dan Cawapres Muhaimin Iskandar. Ketua Umum DPP PKB yang juga Cawapres No. 2 Muhaimin Iskandar menyatakan Gus Muhdlor otomatis dipecat sebagai kader PKB setelah resmi menyatakan memihak Prabowo-Gibran dalam Pilpres 2024. (*)

 

Tombol Google News

Tags:

pemilu2024 pilpres2024 Cawapres Muhaimin Iskandar cak imin Wabup Subandi H Subandi PKB Sidoarjo