Wamenduk Bangga Isyana Grebek Pasar Plered Purwakarta, Ada Apa?

27 Februari 2025 17:41 27 Feb 2025 17:41

Thumbnail Wamenduk Bangga Isyana Grebek Pasar Plered Purwakarta, Ada Apa? Watermark Ketik
Wamenduk Bangga/Wakil Kepala BKKBN Isyana Bagoes Oka saat 'Grebek Pasar' Pelayanan KB dan Kesehatan Reproduksi Serentak di Pasar Tradisional Plered Kabupaten Purwakarta, Rabu (26/2/25). (Foto: BKKBN)

KETIK, PURWAKARTA – Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Wakil Kepala BKKBN Isyana Bagoes Oka melakukan 'Grebek Pasar' Pelayanan KB dan Kesehatan Reproduksi Serentak di Pasar Tradisional Plered Kabupaten Purwakarta, Rabu (26/2/2025). 

Begitu turun dari kendaraan yang ditumpanginya, Isyana langsung menyapa puluhan calon akseptor yang menambah meriah suasana pasar. Dalam kesempatan tersebut, Wamen bersama Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Jawa Barat Dadi Roswandi dan jajaranDPPKB Purwakarta mengikuti rangkaian Pelayanan KB dan Kesehatan Reproduksi yang dipandu langsung oleh Menteri Dukbangga Wihaji secara daring dari Kabupaten Madiun.

Dari Pasar Sukolilo, Kabupaten Madiun Jawa Timur, Menteri Wihaji menyapa seluruh peserta offline dan online. Melalui kegiatan ini, dirinya memastikan Pelayanan KB dan edukasi kesehatan reproduksi kali ini dilaksanakan serentak di 1.116 lokasi Pasar Tradisional di seluruh Indonesia. Seluruh pelayanan juga diberikan secara gratis.

"Grebeg Pasar adalah gambaran semangat pendekatan pelayanan kepada masyarakat. Suatu kebahagiaan tertinggi bisa memberikan pelayanan kepada masyarakat. Tersedia pelayanan kontrasepsi adan edukasi kesehatan reproduksi bagi ibu dan bapak di pasar. Jadi sambil berbelanja ke pasar bisa sambil ber-KB," papar Wihaji.

Menjawab sapaan Pak Menteri, Wamen Isyana melaporkan kondisi pelayanan di Pasar Plered, Kabupaten Purwakarta. Sebanyak 97 akseptor MKJP (IUD dan implan) dan 222 akseptor non MKJP yang berasal dari Kecamatan Plered, Wanayasa dan Bojong berhasil dilayani. Tidak hanya mendampingi proses pelayanan KB, Wamen Isyana juga turut berdiskusi dengan calon akseptor serta memotivasi penggunaan kontrasepsi jangka panjang.(*)

Tombol Google News

Tags:

wamendukbangga isyana bagoes oka BKKBN kb pelayanan kb kesehatan reproduksi