BUMN ID Food Mohon Negara Beri Suntikan Dana PMN Capai Rp1,6 Triliun

Jurnalis: Shinta Miranda
Editor: M. Rifat

13 Juli 2024 05:05 13 Jul 2024 05:05

Thumbnail BUMN ID Food Mohon Negara Beri Suntikan Dana PMN Capai Rp1,6 Triliun Watermark Ketik
Direktur Utama ID Food, Sis Apik Wijayanto. (Foto: ID Food)

KETIK, JAKARTA – Perusahaan BUMN Pangan PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) atau ID Food memohon Penyertaan Modal Negara (PMN) sebesar Rp1,6 triliun kepada pemerintah. Hal ini disebapkan
perusahaan terlilit utang hingga Rp8,2 triliun.

Direktur Utama ID Food, Sis Apik Wijayanto, mengungkapkan bahwa utang tersebut berasal dari penggabungan 8 BUMN pangan menjadi 5 entitas di bawah naungan ID Food.

"Memang dalam pembentukan ID Food ini tidak semua anak perusahaan bergabung dalam kondisi sehat," ungkapnya dikutip dari Suara.com jaringan Ketik.co.id, ditulis pada Sabtu, (13/7/2024).

Dia mengungkapkan bahwa PMN yang diajukan oleh pihaknya untuk tahun 2025 mendatang tersebut nantinya akan dialokasikan pada 10 komoditas pangan seperti daging sapi, daging ayam, telur ayam, gula konsumsi, minyak goreng, bawang merah, bawang putih, cabai, ikan kembung, dan daging kerbau.

Sis Apik juga mengatakan pihaknya berharap pengajuan PMN tersebut bila disetujui maka akan bisa membiayai pelaksanaan program pemerintah memenuhi cadangan pangan nasional.

"PMN tunai sendiri akan berdampak pada holding pangan untuk perkuat ekosistem pangan Indonesia untuk meningkatkan pendapatan negara," terang Sis Apik.

Selain itu, Sis mengatakan PMN yang diajukan tersebut diklaim bersifat modal kerja yang akan dilunasi pada akhir tahun berjalan.

"Sehingga ID FOOD butuh pendanaan internal untuk stok akhir tahun dan stok berikutnya untuk struktur biaya bunga karena dengan kondisi adanya PMN kita harap struktur pendanaan lebih efisien dan tentunya bisa mendapatkan manfaat untuk efisiensi biaya," pungkasnya. (*)

Tombol Google News

Tags:

BUMN PT Rajawali Nusantara Indonesia PMN modal negara Sis Apik