Gelar Buber, SFC Perkuat Relasi dengan Berbagi Kisah Inspiratif

Jurnalis: Shinta Miranda
Editor: Naufal Ardiansyah

27 Maret 2024 13:45 27 Mar 2024 13:45

Thumbnail Gelar Buber, SFC Perkuat Relasi dengan Berbagi Kisah Inspiratif Watermark Ketik
Surabaya Friendship Club (SFC) menggelar buka bersama dan sharing session. (Foto: Shinta Miranda/Ketik.co.id)

KETIK, SURABAYA – Surabaya Friendship Club (SFC) menggelar buka bersama dan sharing, stories, strengthening relationship di Old and New Cafe Surabaya pada Rabu, (27/3/2024).

Para anggota hadir untuk bertukar cerita, pengalaman sekaligus membahas kerja sama agar SFC terus saling bertumbuh di masa depan.

Acara kali ini, sharing session kali ini menceritakan setiap pengalaman yang ada pada 4 pembicara dari anggota SFC.

Iman Dwihartanto sebagai Direktur Klik FM, dirinya berpengalaman di bidang media masa, sehingga mampu merebranding dari konten yang hanya menyuguhkan Mandarin menuju ke konten inspiratif.

Foto dr. Hisnindarsyah saat menceritakan pengalamannya. (Foto: Shinta Miranda/Ketik.co.id)dr. Hisnindarsyah saat menceritakan pengalamannya. (Foto: Shinta Miranda/Ketik.co.id)

Menurutnya, pentingnya menonjolkan identitas media, karena Imam bercerita sebelum Klik FM ini adalah Strato FM. Maka dari itu agar mudah meraup pasar, tidak menghilangkan identitas Strato FM yang bergengsi dengan ciri khas bahasa Mandarin.

dr. Hisnindarsyah sebagai dokter dan clinical practitioner kali ini menceritakan pengalamannya belajar, dosen ini menjelaskan bahwa teknologi kesehatan berkembang pesat di luar negeri.

Saat 2019, dirinya mengunjungi China Hisnin menceritakan saat mempelajari stomatologi yaitu melihat langsung bahwa otot manusia yang sudah mati namun dengan adanya teknologi, bisa bergerak hingga memainkan alat musik harpa.

"Kesempatan kita berkomunikasi seperti ini adalah sebuah momentum yang penting untuk menjaga rasa kemanusiaan kita," jelasnya.

Cipto Suwarno Kurniawan Owner Omieku Food dengan produk Ayumie menceritakan dirinya saat membangun bisnis mie instan sehat dengan rasa yang luar biasa. Dirinya meneruskan bisnis dari orang tuanya yang memiliki pabrik mie.

Wawan sapaan akrabnya, mengungkapkan dirinya menciptakan resep mie instan yang enak dan sehat ini butuh waktu sampai 4 tahun.

"Meskipun background kami pabrik mie, tapi kami butuh 4 tahun untuk bikin mie yang baru. Karena memang tidak mudah untuk membuat sesuatu yang baru," pesannya.

Foto Owner Ayumie Cipto Suwarno Kurniawan. (Foto: Shinta Miranda/Ketik.co.id)Owner Ayumie Cipto Suwarno Kurniawan. (Foto: Shinta Miranda/Ketik.co.id)

Rony Candra Owner Asia Jaya Gadget mengungkapkan saat ini handphone merupakan kebutuhan yang penting bagi manusia, namun tidak semua orang paham bahayanya tidak melihat secara cermat informasi.

Sehingga mengalami scam atau pengambilan data pribadi yang dapat merugikan pengguna handphone.

"Bagaimana memanfaatkan gadget kita dengan benar, menurut saya kita harus menyesuaikan kebutuhan kita seperti apa, jangan termakan pada promosi, saya tidak kepingin kita salah arah dan akhirnya termakan promosi," tegas Roni.

Ketua SFC Surabaya Thong Dendy Sean T menyebut bahwa klub ini mengedepankan kekeluargaan dengan kolaborasi berbagai pihak yang saling menguatkan.

"Jangan takut mengenalkan teman kita ke relasi-relasi kita. Jangan khawatir dan percayalah, tidak akan berkurang relasi kita. Justru akan bertambah. Ini semangat kita di SFC," pungkasnya. (*)

Tombol Google News

Tags:

Sfc Surabaya Frienship Club Old and New Cafe Surabaya sharing session Iman Dwihartanto dr. Hisnindarsyah Cipto Suwarno Kurniawan Ayumie Thong Dendy Sean